Dari foto itu, drive Windows-SSD (C:) masih tersisa sekitar 46,5 GB dari 158 GB. Jadi sebenarnya belum kritis banget, tapi memang sudah mulai penuh karena Windows 11 biasanya nyaman kalau sisa kosong minimal 40–50 GB supaya tidak lemot.
Biasanya yang bikin penuh bukan cuma file biasa, tapi:
- file update Windows,
- cache,
- aplikasi,
- folder Download,
- file sementara,
- dan kadang file sampah tersembunyi.
Coba yang paling aman dan efektif dulu ya:
1. Bersihkan “Temporary Files”
- Klik Start → Settings
- Pilih System → Storage
- Klik Temporary Files
-
Centang:
- Temporary files
- Windows Update Cleanup
- Delivery Optimization
- Recycle Bin
- Thumbnail
- Lalu klik Remove Files
Ini sering bisa kosong puluhan GB.
2. Kosongkan Recycle Bin
Kadang file sudah dihapus tapi masih nyangkut di tong sampah.
- Klik kanan Recycle Bin
- Pilih Empty Recycle Bin
3. Pindahkan Folder Download ke D:
Biasanya folder Download diam-diam besar banget.
Cek:
- File Explorer → Downloads
Kalau ada video, installer, ZIP, atau file lama:
- pindahkan ke DATA (D:)
Karena D: masih longgar sekali (253 GB kosong).
4. Hapus Aplikasi yang Sudah Tidak Dipakai
Masuk:
- Settings → Apps → Installed Apps
Urutkan berdasarkan ukuran.
Hapus yang tidak dipakai, misalnya:
- game,
- editor video lama,
- aplikasi meeting,
- installer Office,
- antivirus dobel.
5. Bersihkan Folder Windows Update Lama
Ini sering besar sekali.
Tekan:
-
Windows + R - ketik:
cleanmgr
- pilih drive C
- klik Clean up system files
-
centang semua yang aman terutama:
- Windows Update Cleanup
- Previous Windows Installation
- Temporary Windows installation files
6. Jangan Hapus Folder Ini
Jangan hapus manual:
- Windows
- Program Files
- ProgramData
- Users (asal-asalan)
Karena bisa bikin Windows error.
Yang paling besar kemungkinan sekarang:
✅ Temporary files
✅ Windows Update
✅ Folder Download
✅ Cache aplikasi/video
Ketika kamu klik Storage, muncul pilihan Yes atau No, kamu klik Yes saja ya😊
Itu normal kok. Windows cuma meminta izin administrator supaya menu Storage bisa dibuka dan melakukan pembersihan file.
Karena yang muncul:
- Verified publisher: Microsoft Windows
berarti aman.
Setelah klik Yes, nanti akan masuk ke pengaturan Storage.
Lalu lanjut:
- Klik Temporary Files
- Tunggu loading
- Centang file-file sampah
- Klik Remove Files
Kalau di Downloads masih ada file penting, jangan dicentang dulu ya 😊
Karena itu akan menghapus semua isi folder Downloads:
- video,
- foto,
- dokumen,
- file CapCut,
- hasil unduhan WA,
-
installer aplikasi,
dll.
Yang aman dicentang:
✅ Windows upgrade log files
✅ Temporary files
Kalau ada pilihan lain seperti:
- Thumbnails
- DirectX Shader Cache
- Delivery Optimization
- Recycle Bin
itu juga aman dicentang.
Jadi sekarang:
- Biarkan Downloads tidak dicentang
- Klik Remove files
Nanti lumayan berkurang sekitar 3–4 GB dulu 😊
Setelah selesai klik Remove files, lanjut begini ya 😊
1. Cek hasilnya dulu
Buka lagi:
- This PC
Lihat apakah ruang di C: sudah bertambah.
2. Pindahkan isi Downloads ke D:
Karena yang paling besar sekarang kemungkinan folder Downloads (9,9 GB).
Caranya:
- buka Downloads
- pilih file video/ZIP/aplikasi yang besar
- klik kanan → Cut
- masuk ke drive DATA (D:)
-
buat folder misalnya:
- Video
- Installer
- Dokumen Lama
- lalu Paste
Ini jauh lebih aman daripada langsung dihapus.
3. Bersihkan Recycle Bin
Setelah memindahkan file:
- klik kanan Recycle Bin
- pilih Empty Recycle Bin
Karena file yang dipindah/dihapus kadang masih nyangkut di sana.
4. Hapus aplikasi yang berat
Kalau masih penuh:
- Settings → Apps → Installed apps
- urutkan berdasarkan ukuran
Biasanya yang besar:
- CapCut
- game
- Canva offline
- Office installer
- aplikasi meeting
- editor video
Kalau ada yang jarang dipakai, uninstall saja.
5. Supaya ke depan tidak cepat penuh
Karena D: masih sangat lega, biasakan:
✅ simpan video di D:
✅ hasil download di D:
✅ file CapCut di D:
✅ backup HP di D:
Drive C: cukup untuk Windows dan aplikasi saja.
