25 Februari 2026

Keistimewaan Hadir di Majlis Ta'lim

Kuliah Subuh 23-2-2026

Keistimewaan Hadir di Majlis Ta’lim

Oleh: Ustadz Fadhil

Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah SWT yang telah mempertemukan kita dengan bulan suci Ramadhan. Semoga seluruh amal ibadah yang kita lakukan di bulan yang penuh berkah ini diterima oleh Allah SWT, dan semoga kita semua senantiasa diberi kesehatan, kekuatan, serta keistiqamahan dalam menjalankan ibadah puasa dan berbagai amalan kebaikan lainnya.

Di bulan Ramadhan ini, kita harus memperbanyak rasa syukur kepada Allah SWT. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan dan menjalankan ibadah di dalamnya. Maka ketika kita masih bisa berpuasa, sholat, bersedekah, dan menghadiri majlis ta’lim, itu merupakan nikmat yang sangat besar.

Ramadhan sering disebut sebagai bulan panen bagi kaum muslimin. Ibarat seorang petani yang menanam tanaman selama setahun, maka masa panennya sangat dinantikan. Jika setelah menanam lama tetapi hasil panennya sedikit, tentu itu menjadi kerugian. Demikian pula dengan Ramadhan. Jika kita melewati bulan yang penuh keberkahan ini tanpa memperbanyak amal ibadah, maka sungguh kita termasuk orang yang merugi.

Rasulullah SAW bersabda bahwa amal ibadah manusia akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT, minimal sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat, bahkan lebih sesuai dengan kehendak Allah. Oleh karena itu, di bulan Ramadhan kita dianjurkan untuk memperbanyak ibadah seperti sholat, membaca Al-Qur’an, sedekah, dzikir, serta menghadiri majlis ilmu.

Salah satu amalan yang sangat mulia adalah menghadiri majlis ta’lim atau majlis ilmu. Majlis ta’lim merupakan tempat berkumpulnya kaum muslimin untuk mempelajari ilmu agama, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ada beberapa keistimewaan orang yang hadir di majlis ta’lim, di antaranya:

1. Mendapat ampunan dari Allah SWT

Orang yang datang ke majlis ilmu dengan niat yang ikhlas akan mendapatkan ampunan dari Allah SWT atas dosa-dosa kecilnya, selama ia menjauhi dosa-dosa besar. Hal ini menunjukkan betapa besar rahmat Allah kepada hamba-Nya yang mau mencari ilmu.

2. Memiliki keutamaan yang sangat besar

Dalam beberapa keterangan ulama disebutkan bahwa keutamaan menghadiri majlis ilmu sangat besar, bahkan lebih utama dibandingkan dengan ibadah sunnah yang sangat banyak. Hal ini karena ilmu menjadi dasar bagi semua amal. Dengan ilmu, ibadah kita menjadi benar dan diterima oleh Allah SWT.

Allah SWT juga berfirman dalam QS. Al-Mujadalah ayat 11 bahwa Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Orang yang menuntut ilmu akan dimudahkan jalannya menuju surga.

Oleh karena itu, mencari ilmu hukumnya wajib bagi setiap muslim. Jika seseorang ingin meraih kebahagiaan dunia, maka ia harus memiliki ilmu. Jika ia ingin meraih kebahagiaan akhirat, maka ia juga harus memiliki ilmu. Bahkan untuk menjalankan ibadah dengan benar pun diperlukan ilmu.

Contohnya, ketika seseorang baru masuk Islam (mu’allaf), maka yang pertama kali diajarkan kepadanya adalah ilmu agama, seperti tata cara sholat, wudhu, dan ibadah lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa ilmu merupakan fondasi dari semua amal.

Selain itu, dalam Islam juga diajarkan untuk saling bersalaman ketika bertemu. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa ketika dua orang muslim saling bersalaman dengan penuh keikhlasan, maka dosa-dosa kecil mereka akan berguguran. Di telapak tangan manusia terdapat urat-urat yang menjadi simbol kasih sayang dan persaudaraan antar sesama muslim.

Di zaman sekarang, kita memang bisa mendengarkan ceramah atau tausiyah melalui media sosial. Dari sana kita bisa mendapatkan ilmu. Namun, keutamaan dan fadhilah menghadiri majlis ta’lim secara langsung tentu lebih besar, karena di sana ada kebersamaan, doa para malaikat, serta keberkahan dari berkumpulnya orang-orang yang mencari ilmu.

Bahkan dalam beberapa hadits disebutkan bahwa orang yang berjalan untuk menghadiri majlis ilmu seakan-akan sedang berjihad di jalan Allah SWT, karena ia berjuang untuk memperbaiki dirinya dan menyebarkan kebaikan.

Maka marilah kita memanfaatkan bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya sibuk dengan urusan dunia, tetapi luangkan waktu untuk menghadiri majlis ta’lim, menuntut ilmu, dan memperbaiki amal ibadah kita.

Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk orang-orang yang mencintai ilmu, dimudahkan jalannya menuju surga, serta mendapatkan keberkahan hidup di dunia dan di akhirat.

Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda