07 Maret 2026

Kekasih Iblis

Kuliah Subuh 8-3-2026

Kekasih Iblis
Oleh: Ustadz Mukhlisin

Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT yang masih memberikan kesehatan, sehingga kita dapat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan dengan baik.
Kini kita telah memasuki hari ke-17 di bulan Ramadhan, semoga seluruh ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT.

 Di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, mari kita manfaatkan kesempatan untuk memperbaiki diri, memperbanyak taubat, serta memohon ampun kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
(HR. Bukhari dan Muslim)

Namun demikian, meskipun bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah, godaan dari iblis tetap ada. Iblis selalu berusaha menjerumuskan manusia agar menjauh dari kebaikan.

Dalam sebuah riwayat dari Ibnu Abbas, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bertanya kepada iblis tentang siapa saja golongan manusia yang paling ia sukai. Iblis menjawab bahwa kekasihnya ada sepuluh golongan manusia:

1. Pemimpin yang zalim
Pemimpin yang zalim terhadap rakyatnya adalah orang yang sangat disukai iblis.
Padahal Rasulullah SAW bersabda:
"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya."

Pemimpin tidak hanya berarti pejabat atau penguasa. Setiap orang adalah pemimpin, minimal memimpin dirinya sendiri, memimpin keluarga, atau memimpin amanah yang diberikan kepadanya.
Kezaliman sekecil apa pun akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

2. Orang yang sombong
Kesombongan adalah sifat iblis. Iblis menolak sujud kepada Nabi Adam karena merasa dirinya lebih mulia.
Rasulullah SAW bersabda:
"Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi."
(HR. Muslim)

Kesombongan bisa berupa merasa paling benar, paling kaya, paling pintar, atau merendahkan orang lain.

3. Orang kaya yang tidak peduli kepada orang lain
Harta adalah amanah dari Allah. Orang kaya yang tidak peduli dengan orang miskin, tidak mau bersedekah, dan tidak membantu sesama adalah termasuk yang disukai iblis.

Padahal Rasulullah SAW mengajarkan agar kita peduli kepada lingkungan sekitar, membantu fakir miskin, dan memperbanyak sedekah.

4. Pedagang yang suka berbohong
Pedagang yang menipu, mengurangi timbangan, atau membohongi pembeli termasuk golongan yang dicintai iblis.
Padahal Rasulullah SAW bersabda:
"Pedagang yang jujur dan amanah akan bersama para nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada."

5. Orang yang suka mengadu domba
Orang yang senang menyebarkan fitnah, memecah belah persaudaraan, dan membuat orang lain bermusuhan juga termasuk kekasih iblis.
Padahal Islam mengajarkan persatuan dan ukhuwah.

6. Orang yang memutus silaturahmi
Memutus hubungan keluarga sangat dibenci oleh Allah, tetapi justru disukai oleh iblis.
Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang memutus silaturahmi tidak akan masuk surga.

7. Orang yang malas beribadah
Orang yang meninggalkan shalat, malas beribadah, dan lebih sibuk dengan urusan dunia adalah orang yang sangat disukai iblis.
Padahal hidup kita di dunia hanyalah sementara.

8. Orang yang suka menunda taubat
Banyak orang berkata, “Nanti saja taubatnya ketika sudah tua.”
Padahal kematian bisa datang kapan saja.
Iblis sangat senang jika manusia terus menunda taubat.

9. Orang yang suka mengikuti hawa nafsu
Orang yang selalu mengikuti keinginan nafsunya tanpa mempedulikan halal dan haram juga termasuk kekasih iblis.
Padahal orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya.

10. Orang yang tidak peduli pada keluarganya
Orang yang sibuk dengan urusannya sendiri tetapi tidak memperhatikan keluarga, tidak mendidik anak-anaknya dalam kebaikan, juga termasuk orang yang disukai iblis.
Padahal keluarga adalah amanah yang harus dijaga.

Allah SWT berfirman:
"Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka."
(QS. At-Tahrim: 6)

Penutup

Oleh karena itu, di bulan Ramadhan ini mari kita introspeksi diri, memperbaiki akhlak, memperbanyak istighfar, dan meningkatkan amal ibadah.
Jangan sampai kita termasuk dalam golongan yang dicintai iblis.

Sebaliknya, jadilah hamba Allah yang taat, rendah hati, peduli kepada sesama, serta selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, dan memberikan kita husnul khatimah.
Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda