Tampilkan postingan dengan label Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Tampilkan semua postingan

26 April 2014

PENDIDIKAN KARAKTER ITU PENTING



By: Futicha Turisqoh

Kurikulum terbaru yang ada kini adalah pendidikan yang berkarakter, yang akan memacu kecerdasan intelektual pada peserta didik. Akan ada program seminar tiap semester atau paling tidak setahun sekali di TK/MI Miftahul Ulum Gumayun, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, sebagaimana yang telah disampaikan oleh Ketua Yayasan Miftahul Ulum Gumayun, Bp. Akhmad Salim, SE pada acara Seminar Pendidikan dengan tema “Peran Orangtua dalam Peningkatan Mutu Pendidikan yang Berkarakter” di Kampus KB – TK/MI Miftahul Ulum Gumayun, Senin, 17 Juni 2013 lalu.
Narasumber di acara seminar tersebut Drs. Ahmad Zahid, M. Pd. Beliau mengingatkan peserta seminar yang dihadiri oleh wali murid TK-MI Miftahul Ulum Gumayun agar meniatkan kehadirannya untuk mendapatkan ilmu dan ridho dari Allah SWT.
Apa itu karakter? Banyaknya tawuran, geng motor, pengguna narkoba, maraknya keping CD porno, generasi tua yang masih suka minum-minuman, korupsi, remaja merokok, main kartu, main suap, demo/unjuk rasa, dan lain-lain merupakan karakter anak Bangsa yang jauh dari harapan Bangsa itu sendiri. Lalu, bagaimana cara merubah karakter anak menjadi positif? Pertanyaan inilah yang membuat pemerintah mencoba  dengan membuat kurikulum pendidikan barkarakter di tahun 2013.
Beliau mengamati perbedaan sistem pendidikan organisasi Muhammadiyah dengan NU. Menurutnya, Muhammadiyah lebih condong kepada kerjasamanya, sedangkan NU lebih condong kepada kekeluargaannnya. Keduanya sama baiknya.
Banyaknya orangtua siswa yang hanya mengandalkan pendidikan putra-putrinya kepada beberapa guru dan satu kepala sekolah, apa itu adil dan fair? Sama sekali tidak! Bagaimanapun orangtua tetap punya andil penting dalam mendidik anak. Guru hanya bisa mendidik murid-muridnya di sekolah, selebihnya orangtualah yang punya banyak waktu di rumah untuk anak-anaknya. Waktu yang tersisa itulah yang seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para orangtua untuk mendidik anak, terutama pendidikan karakter pada anak.
Anak yang suka tawuran merupakan cerminan kurangnya pendidikan anak di rumah. Untuk mengantisipasi hal itu, tugas orangtua yang utama adalah memberi nama anak yang baik, nama yang mengandung doa, kemudian memperbagus akhlak anak, mengajarinya tulis baca, berenang, memanah, dan tidak memberinya makanan kecuali yang halal dan baik, lalu menikahkannya jika ketemu jodoh. (HR. Al-Hakim)
Ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan guru dan orangtua murid pada acara seminar tersebut, di antaranya:
1.      Apakah pendidikan karakter bisa dirubah? Sebab ada yang berpendapat, bahwa karakter/watak seseorang itu tidak bisa dirubah, karena sudah mengakar pada diri seseorang.
Jawaban:
Pendidikan karakter bisa dirubah. Ada kisah, di Thailand tadinya tidak ada buah durian. Durian montong itu lebih besar dari durian-durian yang ada. Adanya durian montong karena ada budidaya. Disemaikan dulu, diberi pupuk, dan dipelihara dengan baik, sehingga ketika sudah berbuah menjadi durian yang enak.
Kurikulum berkarakter punya gambaran seperti itu. RPP dan lain-lain sudah ada skenarionya. Karakter bisa dirubah! Jangankan gen, yang lainpun bisa dirubah. Sebenarnya tidak hilang watak/karakter jelek itu, tapi yang ada: bagaimana cara memunculkan yang baik, agar yang jelek-jelek itu bisa hilang. Untuk itu perlu ada pembiasaan. Pembiasaan-pembiasaan buruk saaat kita kecil akan memunculkan sifat individual. Yakinkan, bahwa karakter anak itu bisa berubah. So, kuatkan pembiasaan! Seperti kebiasaan berdoa, bersedekah, sholat, ngaji, dan lain-lain.
2.      Disebutkan pada kisah seorang Johannes yang bisa mendidik seorang anak yang paling tidak bisa menjadi bisa hingga diikutkan pada olympiade dan berhasil memenangkannya, ini merupakan kisah yang menginspirasi kita, bahwa sebenarnya merubah seseorang dari gak bisa menjadi bisa, bisa kita lakukan. Pertanyaannya: adakah contoh lain dari kisah itu? Terutama kisah dari seorang muslim, bukan dari non muslim.
Jawaban:
Kisah muslim banyak, tapi mengambil kisah Johannnes yang non muslim karena kisah itu bisa menggugah kita untuk bisa merubah sesuatu yang mustahil menjadi tidak mustahil. Seperti kisah Imam Juhairi yang anaknya disusui orang lain, padahal sudah ada pesan jangan menyusui anaknya selain ibu kandungnya sendiri. Maka setelah Beliau mengetahuinya, dengan spontan beliau membersihkan perut anaknya dengan cara memuntahkannya, yang akhirnya setelah besar anak tersebutpun menjadi imam.
3.      Dari kisah-kisah yang ada, seperti adanya tawuran, pecandu narkoba, remaja yang merokok, yang mengindikasi orangtua yang tidak berhasil mendidik anak. Lalu, bagaimana dengan fenomena-fenomena yang ada, dimana orangtua atau lingkungan keluarga sudah mendidik sedemikian rupa, namun si anak ternyata hanya manis di depan orangtua, sementara di belakang orangtua sikapnya berandalan atau tidak mencerminkan anak yang sholih. Jadi kesimpulannya, perilaku negatif anak tidak mutlak kesalahan orangtua/keluarga, tapi bisa juga dari faktor lingkungan, bisa dari lingkungan sekolah, atau bisa juga dari pergaulan di lingkungan luar sekolah. Apa solusinya, supaya anak bisa terdidik dengan baik, meskipun di lingkungannnya tidak kondusif?
Jawaban:
Islam memerintahkan kita untuk pandai memilih teman. Ketika anak di rumah atau di sekolah, pastikan anak berteman dengan siapa, supaya kita sebagai orangtua tidak kecolongan.
4.      Sebagai seorang pendidik PAUD, adakah trik-trik jitu untuk merubah karakter anak menjadi baik, seperti anak yang masih manja menjadi mandiri, yang masih suka berantem menjadi anak baik, anak yang malas menjadi rajin? Sebab, kadang kita sebagai guru sudah berusaha merubahnya meski mungkin belum maksimal, tapi si anak masih saja pada karakter awal, kalaupun berubah, hanya seberapa persen saja.
Jawaban:
Intinya adalah: kesabaran. Pupuk kesabaran mendidik anak lebih tinggi lagi. ^_^


01 Januari 2010

*KURIKULUM TK ISLAM MIFTAHUL ULUM
















DOKUMEN I



TAMAN KANAK-KANAK ISLAM MIFTAHUL ULUM

GUMAYUN – DUKUHWARU – TEGAL

Jl. Raya Slawi – Jatibarang Km 4 Gumayun

Telp. (0283) 3337249



HALAMAN PENGESAHAN


KURIKULUM


Taman Kanak – Kanak (TK) Islam Miftahul Ulum Gumayun


Melalui proses sosialisasi, monitoring, dan evaluasi, serta validasi oleh tim Jaringan Kurikulum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tegal, maka dokumen Kurikulum TK Islam Miftahul Ulum Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal, dengan ini dinyatakan sah, dan berlaku terhitung mulai tanggal disahkan.


Disahkan di : GUMAYUN

Tanggal : 15 Februari 2010


Ketua Yayasan Kepala TK Islam Miftahul Ulum
Gumayun




Hj. SITI MUTIAH ALI Dra. SITI CHAFIDZOH






REKOMENDASI
Nomor : 05/YPSMU/TK/II/2010


Berdasarkan hasil validasi, monitoring dan evaluasi disertai bimbingan pelaksanaan penyusunan Kurikulum TK Islam Miftahul Ulum Gumayun secara terpadu, dengan memperhatikan :

1. Prinsip dasar Penyusunan Kurikulum Standar Nasional PAUD

2. Pedoman Pengembangan Kurikulum Standar Nasional PAUD

3. Saran dan Pendapat Stake Holder Pendidikan

4. Hasil Penyusunan Kurikulum Taman Kanak-kanak (TK) Islam Miftahul Ulum Gumayun.


Dengan ini Kepala UPTD DIKPORA Kecamatan Dukuhwaru, merekomendasikan Kurikulum Taman Kanak-kanak TK Islam Miftahul Ulum Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal untuk divalidasi oleh Tim Pengembang Kurikulum Kecamatan Dukuhwaru, serta mendapat pengesahan dari Kepala UPTD DIKPORA Kecamatan Dukuhwaru.


Yang merekomendasikan :


Kepala UPTD DIKPORA Pengawas TK / SD UPTD DIKPORA
Kec. Dukuhwaru Kab. Tegal Kec. Dukuhwaru Kab. Tegal





TAUFIK HIDAYAT, S.Pd SETYANINGSIH, S.Pd
NIP. 196110161982011003 NIP. 195707041977012001



KATA PENGANTAR


Peningkatan kualitas sumber daya manusia bermula dari anak sejak dalam kandungan sampai dengan anak melampaui usia balita dengan selamat, khususnya anak usia dini perlu sekali penanaman pendidikan yang paling dasar karena rentang usia 4 tahun sampai 6 tahun adalah usia emas "golden age".


Seiring dengan pendidikan di Indonesia yaitu mengutamakan pendidikan pada anak usia dini, maka peningkatan mutu pendidikan di Taman Kanak-kanak baik kualitas maupun kwantitasnya perlu ditingkatkan khususnya menciptakan guru TK yang professional.
Maka kami telah menyusun Kurikulum TK Islam Miftahul Ulum Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal sesuai dengan visi dan misi kami serta program jangka panjang dan jangka pendek dan berpedoman pada panduan Penyusunan Kurikulum Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah yang ditetapkan oleh Badan Standar Nasional Tahun 2004 bekerja sama dengan komite sekolah, sehingga dapat tercapai yang kami programkan.


Dengan ini kami ucapkan terima kasih kepada para Guru, Pengawas TK/SD/SDLB, Kepala UPTD DIKPORA KECAMATAN, Komite Sekolah dan pihak-pihak lain yang telah banyak membantu sehingga tersusun kurikulum ini.


Kami menyadari penyusunan kurikulum ini masih jauh dari sempurna, untuk itu maka saran dan kritik yang membangun dari para pembaca demi untuk penyempurnaan di masa yang akan datang.


Semoga dengan tersusunnya Kurikulum TK Islam Miftahul Ulum Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal dapat memotivasi kami khususnya guru-guru, dan Kepala TK serta Komite sekolah TK Islam Miftahul Ulum Gumayun dan sebagai bahan acuan TK yang lain di sekitar TK Islam Miftahul Ulum Gumayun pada umumnya.











DAFTAR ISI


LEMBAR PENGESAHAN i


REKOMENDASI ii

KATA PENGANTAR iii

DAFTAR ISI iv


BAB I PENDAHULUAN


A. Latar Belakang 1

B. Visi, Misi dan Tujuan Sekolah 2


BAB II STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM


A. Struktur Kurikulum 4

B. Muatan Kurikulum 5


BAB III KALENDER PENDIDIKAN

Semester 1 8

Semester 2 8


LAMPIRAN :


• Model Silabus Kelas A

• Model Silabus Kelas B

• Model SKM

• Model SKH



Keterangan :


Lampiran tersebut diatas dicetak terpisah dari buku-buku ini.




KURIKULUM


Taman Kanak - Kanak Islam Miftahul Ulum

Jl. Raya Slawi – Jatibarang Km 4 Gumayun – Dukuhwaru

Kabupaten Tegal

Provinsi Jawa Tengah


BAB I

PENDAHULUAN



A. Latar Belakang


Perubahan paradigma penyelenggara pendidikan dari sentralisasi ke desentralisasi mendorong terjadinya perubahan dan pembaruan pada beberapa aspek pendidikan, termasuk kurikulum. Dalam kaitan ini kurikulum TK pun menjadi perhatian dan pemikiran-pemikiran baru, sehingga mengalami perubahan-perubahan kebijakan.


Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 36 ayal (2) ditegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan dikembangkan dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan satuan pendidikan, potensi daerah, dan peserta didik. Atas dasar pemikiran tersebut maka perlu dikembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.


Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adaah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 19 tahun 2005 bahwa kurikulum Satuan Pendidikan pada jenjang Pendidikan dasar dan Menengah mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan serta berpedoman pada panduan dari , Badan Standar Nasional Pendidikan.


Kurikulum Taman Kanak-kanak (TK) Islam Miftahul Ulum Gumayun dikembangkan sebagai pcrwujudan dari kurikulum prasekolah, pendidikan dasar dan menengah. Kurikulum ini disusun oleh satu tim penyusun yang terdiri atas unsur sekolali dan komite sekolah di bawah koordinasi dan supervisi Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal, serta dengan bimbingan nara sumber ahli pendidikan dan pembelajaran dari tim Pengembangan kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut :


1. berusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya;

2. beragam dan terpadu;

3. tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni;

4. relevan dengan kebutuhan kehidupan;

5. menyeluruh dan berkesinambungan;

6. belajar sepanjang hayat; dan

7. seimbang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah.


Pada akhirnya kurikulum ini tetap hanya sebuah dokumen, yang akan menjadi kenyataan apabila dilaksanakan di lapangan dalam proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas, hendaknya berlangsung secara efektif yang mampu membangkitkan aktivitas dan kreaktivitas anak. Dalam hal ini para pelaksana kurikulum (guru) yang akan menyajikan kurikulum ini dalam proses pembelajaran.


Para pendidik juga hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mengasyikan bagi anak, hendaknya mampu menciptakan pembalajaran yang menyenangkan dan mengasyikan bagi anak, sehingga anak betah di sekolah. Atas dasar kenyataan tersebut, maka pembelajaran di Taman Kanak-kanak (TK) hendaknya bersifat mendidik, mencerdaskan, membangkitkan aktivitas dan kreativitas anak, efektif, demokratis, menantang, menyenangkan, dan mengasyikkan. Dengan spirit seperti itulah kurikulum ini akan menajdi pedoman yang dinamis bagi penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran di TK Islam Miftahul Ulum Gumayun.


B. Visi, Misi dan Tujuan Taman Kanak-kanak (TK)


1. Visi


Meletakkan landasan yang kuat terhadap jiwa maupun raga untuk mencintai Al Qur’an dalam rangka mendidik anak agar berbakti terhadap orang tua, berguna bagi agama, nusa dan bangsa.


2. Misi

2.1. Memberikan pendidikan akhlakul karimah kepada anak

2.2. Memberikan pelajaran baca tulis Al Qur’an dengan baik dan benar

2.3. Mengajarkan dasar-dasar ilmu pengetahuan dengan cara belajar sambil bermain.


3. Tujuan


Tujuan Pendidikan Taman Kanak-kanak adalah membantu anak didik mengembangkan berbagai potensi baik psikis dan fisik yang meliputi moral dan nilai-nilai agama, sosial emosional, kognitif, bahasa, fisik/motorik, kemandirian dan seni untuk siap memasuki pendidikan dasar.


Menunjuk pada tujuan pendidikan Taman Kanak-kanak ( TK ) tersebut, maka tujuan Taman Kanak-kanak TK Islam Miftahul Ulum Gumayun Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal adalah sebagai berikut :


3.1. Menghasilkan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, dan mandiri

3.2. Menumbuhkembangkan kemampuan jasmani dan rohani secara maksimal

3.3. Memiliki kecerdasan intelektual, emosi dan spiritualnya.


BAB II

STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM



A. Struktur Kurikulum


Ruang lingkup Kurikulum TK dan RA berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Departemen Pendidikan Nasional nomor 399a/C.C2/Kep/DS/2004 tertanggal 2 Agustus 2004 meliputi aspek perkembangan :


1. Moral dan Nilai-nilai Agama

2. Sosial, emosional dan kemandirian

3. Berbahasa

4. Kognitif

5. Fisik/motorik

6. Seni


Berdasarkan ketentuan diatas struktur Kurikulum TK Islam Miftahul Ulum Gumayun adalah sebagai berikut :


No Komponen Alokasi Waktu


Kelas
A B


A Pembiasaan 6 6


1. Moral dan Nilai-nilai Agama

2. Sosial emosional dan Kemandirian

3. Memelihara 5 K 1 1

4. Menggosok gigi 1 1

5. Senam bersama 1 1

6. Upacara bendera 1 1

Jumlah 10 10


B Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar

1. Bahasa 6 6

2. Kognitif 6 6

3. Fisik/Motorik 6 6

4. Seni 6 6

Jumlah 24 24


C Mulok


1. Cara membuat tahu 1 1

2. Mengenalkan cara bercocok tanam 1 1

3. Cara membuat roti 1 1

Jumlah 3 3


D Pengembangan Diri


1. Baca Tulis Al Qur’an 1 1

2. Praktik cara Sholat dan Wudlu 1 1

3. Melukis dan mewarnai 1 1

4. Menari 1 1

5. Berenang 1 1

6. Drumband 1 1

Jumlah 6 6

Jumlah Total 44 44


Keterangan :


a. *) Diajarkan sebagai kegiatan pilihan disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah


**) Materi Pilihan disesuaikan dengan minat anak


b. Jumlah alokasi waktu 30 jam pembelajaran dalam 1 (satu) minggu
Dalam satu hari 5 jam pembelajaran terdiri dari :


• Pembukaan 30 menit

• Inti Kegiatan 60manit

• Istirahat 30 menit

• Penutup 30 menit


B. Muatan Kurikulum


Muatan Kurikulum TK Islam Miftahul Ulum Gumayun meliputi sejumlah bidang pengembangan yang kelulusan, dan kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan. Disamping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke dalam isi kurikulum.


Peraturan Pemerintah Momor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menegaskan bahwa kedalaman muatan kurikulum pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi pada setiap tingkat dan/atau semester sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan. Kompetensi yang dimaksud terdiri atas standar kompetensi dan kompetensi dasar.


1. Bidang Pengembangan


a. Bidang Pengembangan Pembiasaan


Bidang Pengembangan Pembiasaan nerupakan kegiatan yang dilakukan secara terus menerus dan ada dalam kehidupan sehari-hari anak sehingga menjadi kebiasaan yang baik.


a.1. Aspek perkembangan moral dan niali-nilai agama, bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esadan membina sikap anak dalam rangka meletakkan dasar agar anak menjadi warga Negara yang baik.


a.2. Aspek perkembangan social emosional dan kemandirian, dimaksudkan untuk membina anak agar dapat mengendalikan emosinya secara wajar dan dapat berinteraksi dengan sesamanya maupun orang dewasa dengan baik serta dapat menolong dirinya sendiri dalam rangka kecakapan hidup.


b. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar


Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar merupakan kegiatan yang diper&iapkan oleh guru untuk meningkatkan kemampuan dan kreativitas sesuai dengan tahap perkembangan anak. Bidang ini meliputi :


a.l. Berbahasa, bidang seni ini bertujuan agar anak mampu mengungkapkan pikiran melalui bahasa yang sederhana secara tepat, mampu berkomunikasi secara efektif dan membangkitkan minat untuk dapat berbahasa Indonesia.


a.2. Kognitif, Pengembangan kemampuan kognitif bertujuan agar anak mampu mengolah perolehan belajarnya menemukan bermacam-macarn alternative pemecahan masalah mengembangkan kemampuan logika, matematika, pengetahuan ruang dan waktu, kemampuan memilah dan mengelompokan dan persiapan pengembangan kemampuan berfikir teliti.


a.3. Fisik/Motorik


Pengembangan fisik/motorik bertujuan untuk mengenalkan dan melakukan gerakan kasar dan halus meningkatkan kemampuan mengelola, mengontrol gerakan tubuh dan koordinasi serta meningkatkan keterampilan tubuh dan cara hidup sehat sehingga dapat menunjang pertumbuhan jasmani yang sehat, kuat dan trampil.


a.4. Seni


Mengembangkan seni bertujuan agar anak dapat menciptakan sesuatu berdasarkan hasil imajinasinya dan dapat menghargai hasil kreativitas orang lain.


2. Muatan Lokal


1. Cara membuat Tahu


Tujuan :

Agar anak mengetahui makanan ciri khasnya desa Gumayun yaitu tahu kuning dan tahu cara membuatnya.


2. Cara menanam padi di sawah


Tujuan :

Agar anak terampil cara menanam padi di sawah karena desa Gumayun dikenal dengan sawah-sawahnya yang masih banyak.


3. Mengenalkan cara membuat roti


Tujuan :

Agar anak mengetahui cara pembuatan roti dan menyenangi serta mau memakan roti dikenalkan lewat pabrik roti yang ada di desa Gumayun.


3. Pengembangan Diri


1. Baca Tulis Al Qur’an


Tujuan :

Memperkenalkan sedini mungkin kalimat-kalimat Al Qur’an untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (khususnya yang beragama Islam).


2. Praktik Sholat dan Wudlu


Tujuan :

Membiasakan diri melaksanakan kewajiban sebagai muslim yang taat


3. Melukis dan Mewarnai


Tujuan :

Meningkatkan dan mengembangkan kemampuan imajinasi anak melalui keterampilan melukis dan mewarnai
4. Menari (Tari Kreasi, Tari Daerah, Tari Modern)


Tujuan :

Mengembangkan kelenturan dan keindahan olah gerak tubuh sesuai dengan irama musik dan menerapkan keseimbangan fungsi otak kanan dan kiri


5. Berenang


Tujuan :
Meningkatkan motorik kasar anak, keberanian dan kesehatan.


6. Drumband


Tujuan :

Mengembangkan irama musik dan keterampilan motorik kasar lewat keterampilan memukul alat musik Drumband supaya berirama dan kebersamaan dalam kelompok.


4. Pengaturan Beban Belajar


Beban belajar yang digunakan adalah sistem pengembangan kemampuan sebagaimana tertera dalam seperangkat kurikulum berikut, yaitu :


Kelompok Satu Jam


Pembelajaran Tatap

Muka / Menit Jumlah Jam


Pembelajaran

Per Minggu Minggu Efektif
Per Tahun

Ajaran Waktu

Pembelajaran
(jam) per Tahun

A 30 menit 30 jam 34 minggu 1020 jam

B 30 menit 30 jam 34 minggu 1020 jam



BAB III
KALENDER PENDIDIKAN


KALENDER PENDIDIKAN
TK ISLAM MIFTAHUL ULUM GUMAYUN KEC. DUKUHWARU KAB. TEGAL
TAHUN PELAJARAN 2009 / 2010

Juli 2009 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 5 12 19 26 0 1 - 11 Libur Semester 2 Tahun Pelajaran 2008/2009 Libur Besar
Senin 6 13 20 27 1 13 Hari pertama masuk sekolah Tahun Pelajaran 2009/2010
Selasa 7 14 21 28 2 12, 14, 15 Masa Orientasi Siswa Baru Tahun Pelajaran 2009/2010
Rabu 1 8 15 22 29 2 20 Libur umum
Kamis 2 9 16 23 30 3
Jumat 3 10 17 24 31 3
Sabtu 4 11 18 25 2
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 13

Agustus 2009 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 2 9 16 23 30 0 14 Hari Pramuka
Senin 3 10 17 24 31 4 17 HUT Kemerdekaan RI Ke 64
Selasa 4 11 18 25 4 21, 22, 23 Libur umum
Rabu 5 12 19 26 4
Kamis 6 13 20 27 4
Jumat 7 14 21 28 3
Sabtu 1 8 15 22 29 3
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 22

September 2009 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 6 13 20 27 30 0 8 Mengikuti Upacara Hari Besar
Senin 7 14 21 28 2 14 Libur Awal Bulan Ramadhan 1430 H
Selasa 1 8 15 22 29 2 14 - 27 Libur umum
Rabu 2 9 16 23 30 3 21 Libur Hari Raya Idul Fitri
Kamis 3 10 17 24 31 2
Jumat 4 11 18 25 32 2
Sabtu 5 12 19 26 33 2
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 13

Oktober 2009 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 4 11 18 25 0 1 Mengikuti Upacara Kesaktian Pancasila
Senin 5 12 19 26 3 19 - 22 Kegiatan Tengah Semester 1
Selasa 6 13 20 27 3 28 Mengikuti Upacara Sumpah Pemuda
Rabu 7 14 21 28 2
Kamis 1 8 15 22 29 3
Jumat 2 9 16 23 30 5
Sabtu 3 10 17 24 31 5
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 21

Nopember 2009 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 1 8 15 22 29 0 10 Mengikuti Upacara Hari Pahlawan
Senin 2 9 16 23 30 5 27 Libur umum
Selasa 3 10 17 24 3
Rabu 4 11 18 25 4
Kamis 5 12 19 26 4
Jumat 6 13 20 27 3
Sabtu 7 14 21 28 4
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 23

Desember 2009 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 6 13 20 27 0 18 Libur Hari Raya Idul Adha 1430 H
Senin 7 14 21 28 2 19 Penyerahan Buku Raport Semester Gasal dan Genap
Selasa 1 8 15 22 29 3 25 Libur Hari Natal
Rabu 2 9 16 23 30 3 20 - 31 Libur Semester Gasal
Kamis 3 10 17 24 31 3
Jumat 4 11 18 25 2
Sabtu 5 12 19 26 2
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 15

Januari 2010 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 3 10 17 24 31 0 1 - 2 Libur Tahun Baru 2010 M
Senin 4 11 18 25 4
Selasa 5 12 19 26 4
Rabu 6 13 20 27 4
Kamis 7 14 21 28 4
Jumat 1 8 15 22 29 4
Sabtu 2 9 16 23 30 4
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 24

Februari 2010 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 7 14 21 28 0 14 - 15 Tahun Pelajaran 2010 / 2011
Senin 1 8 15 22 3 27 Perkiraan Libur Umum
Selasa 2 9 16 23 4
Rabu 3 10 17 24 4
Kamis 4 11 18 25 4
Jumat 5 12 19 26 4
Sabtu 6 13 20 27 3
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 22









Maret 2010 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 7 14 21 28 0
Senin 1 8 15 22 29 5
Selasa 2 9 16 23 30 5
Rabu 3 10 17 24 31 5
Kamis 4 11 18 25 4
Jumat 5 12 19 26 4
Sabtu 6 13 20 27 4
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 27

April 2010 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 4 11 18 25 0
Senin 5 12 19 26 3
Selasa 6 13 20 27 3
Rabu 7 14 21 28 3
Kamis 1 8 15 22 29 4
Jumat 2 9 16 23 30 4
Sabtu 3 10 17 24 4
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 21

Mei 2010 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 2 9 16 23 30 0 2 Mengikuti Upacara Hari Pendidikan Nasional
Senin 3 10 17 24 31 5 20 Mengikuti Upacara Hari Kebangkitan Nasional
Selasa 4 11 18 25 4 13, 28 Libur umum
Rabu 5 12 19 26 4
Kamis 6 13 20 27 2
Jumat 7 14 21 28 3
Sabtu 1 8 15 22 29 5
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 23

Juni 2010 HBE Kegiatan
Tanggal Uraian
Minggu 6 13 20 27 0 9 - 14 Ulangan Semester 2
Senin 7 14 21 28 2 19 Penyerahan Raport Semester 2
Selasa 1 8 15 22 29 3 23 - 30 Libur Semester 2
Rabu 2 9 16 23 30 3 20 - 30 Libur Semester Genap / Libur Besar
Kamis 3 10 17 24 3
Jumat 4 11 18 25 3
Sabtu 5 12 19 26 2
Jumlah Hari Belajar Efektif (HBE) 16









Dukuhwaru, 15 Juni 2009
Kepala TK Islam Miftahul Ulum Gumayun