11 Maret 2026

Orang yang Penyayang

Kuliah Subuh 11-3-2026


Orang yang Penyayang
Oleh Ustadz Subhan

Alhamdulillah pada hari ke-21 di bulan Ramadhan ini, semoga kita semua tetap diberi kekuatan oleh Allah SWT untuk istiqamah menjalankan ibadah puasa dan berbagai amal kebaikan lainnya.

Salah satu sifat yang sangat dicintai oleh Allah SWT adalah sifat penyayang kepada sesama. Orang yang memiliki sifat kasih sayang kepada makhluk Allah, maka Allah pun akan melimpahkan kasih sayang-Nya kepada orang tersebut.

Rasulullah ﷺ bersabda:
“Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Pengasih. Sayangilah yang ada di bumi, maka yang ada di langit akan menyayangi kalian.”
(HR. Tirmidzi)

Oleh karena itu, dalam kehidupan kita harus menjaga hubungan dengan sesama manusia atau yang disebut hablum minannas (hubungan baik dengan manusia). Islam tidak hanya mengajarkan kita untuk rajin beribadah kepada Allah, tetapi juga mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada sesama.

Kadang kita melihat ada orang yang dikenal sebagai ahli ibadah, tetapi lisannya sering menyakiti hati orang lain, merendahkan, atau menyombongkan diri. Sementara ada pula orang yang mungkin banyak melakukan dosa (al-fajir), namun ia memiliki hati yang lembut, tidak menyakiti orang lain, dan selalu memohon ampun kepada Allah.

Bukan berarti kita membenarkan perbuatan dosa, namun hal ini mengingatkan kita bahwa ibadah tidak boleh menjadikan kita sombong. Ibadah seharusnya membuat kita semakin rendah hati, semakin lembut kepada sesama, dan semakin takut kepada Allah.

Rasulullah ﷺ pernah bersabda:
“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walaupun sebesar biji sawi.”
(HR. Muslim)

Karena itu, kita harus selalu memperbaiki niat dalam beramal. Semua ibadah yang kita lakukan harus benar-benar karena Allah SWT, bukan untuk dipuji, bukan untuk merasa lebih baik dari orang lain.

Kita juga harus selalu yakin akan luasnya rahmat Allah SWT. Jangan sampai kita berputus asa dari ampunan-Nya.

Allah SWT berfirman:
“Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.”
(QS. Az-Zumar: 53)

Saat ini kita telah memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, yaitu waktu yang sangat istimewa untuk mencari rahmat dan ampunan Allah. Maka hendaknya kita semakin semangat dalam beribadah, seperti memperbanyak qiyamullail (shalat malam), membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Selain itu, kita juga harus menumbuhkan sifat kasih sayang dan mudah memaafkan kepada sesama. Memaafkan bukan berarti selalu mengakui kesalahan kita, tetapi menunjukkan bahwa hati kita lebih memilih kedamaian daripada menyimpan dendam.

Orang yang penyayang akan hidup dengan hati yang lapang, dan insyaAllah akan mendapatkan kasih sayang dari Allah SWT.

Semoga Allah SWT menjadikan kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang memiliki hati yang lembut, penuh kasih sayang, dan mendapatkan rahmat serta ampunan-Nya di bulan Ramadhan ini.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda