18 Juni 2025

Anakku, Cahaya Hidupku


Di tengah badai yang diam-diam melanda,
Saat hatiku penuh luka dan nestapa,
Engkau hadir, menenangkan jiwa,
Dengan cinta yang tulus, tanpa banyak bicara.

Wahai anakku, anugerah paling indah,
Langkahmu ringan, tapi maknanya megah.
Di saat ku terpuruk dan nyaris menyerah,
Kaulah yang datang, jadi cahaya yang cerah.

Harta yang tergadai, mungkin hanyalah benda,
Namun hatimu, Nak, lebih dari segalanya.
Kau bantu aku dengan ikhlas tanpa suara,
Tanpa meminta, tanpa pamrih di baliknya.

Terimakasih, Nak… dari hati terdalam,
Untuk kasih sayang yang tak pernah henti.
Doaku mengiringi setiap langkah dan jejakmu,
Semoga Allah selalu meridhai hidupmu.

Tetaplah jadi anak yang salih, rendah hati,
Yang membanggakan, dunia dan akhirat nanti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda