Puisi:
Dalam Pelukan Kenangan
Telah lama waktu melipat jarak,
menyembunyikan kita dalam hiruk hidup yang tak serupa,
namun hari ini—di bawah langit yang sama—
kita kembali bertemu,
dengan senyum yang tak pernah benar-benar pergi.
Langkah-langkah yang dulu satu arah,
meski kini berbeda tujuan,
masih menyisakan jejak-jejak
tawa, air mata, dan perjuangan—
yang tak lekang oleh musim dan waktu.
Kau ingat?
Kita pernah berjuang, bahu-membahu dalam letih,
menyulam harapan di tengah badai,
dan meski tak semua mimpi tercapai,
kita tetap berdiri, hari ini—lebih kuat, lebih bijak.
Ada hangat yang tak bisa dijelaskan,
dalam genggaman tangan dan sapa sederhana,
karena hanya mereka yang pernah sama-sama berjuang
yang mengerti arti kata “kembali”
dengan hati yang penuh syukur.
Reuni ini bukan sekadar pertemuan,
tapi perayaan atas luka yang telah sembuh,
atas langkah yang terus maju,
dan atas persahabatan
yang diam-diam tumbuh abadi di hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Anda