31 Agustus 2025

Ketenangan

 


Ketenangan

Di balik riuh yang menderu,
ada ruang sunyi yang menunggu,
bukan karena dunia berhenti,
tapi karena hati memilih untuk teduh.

Ketenangan itu sederhana,
seperti angin sore yang menyentuh lembut,
seperti doa yang berbisik di sujud,
seperti senyum tanpa alasan selain syukur.

Ia bukan milik langit tanpa awan,
bukan pula laut tanpa gelombang,
tapi milik jiwa yang belajar pasrah,
pada takdir, pada kasih-Nya yang luas.

Di sanalah damai berdiam,
menyapu resah, merangkul lelah,
menjadi pelabuhan bagi hati yang letih,
tempat pulang yang tak pernah usai.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda