31 Agustus 2025

Rumah



 Rumah

Ada teduh yang selalu memanggil,
meski langkah jauh menjejak jalan asing,
meski angin membawa penat dan resah,
selalu ada pintu yang menunggu dengan sabar.

Rumah bukan hanya dinding dan atap,
ia adalah hati yang menampung letih,
senyum yang menenangkan luka,
dan doa yang tak pernah lelah menyapa langit.

Di setiap sudutnya tersimpan cerita,
tawa kecil yang menempel di dinding,
air mata yang jatuh tanpa takut dihakimi,
dan harapan yang tumbuh meski hari terasa berat.

Rumah adalah pulang,
tempat di mana jiwa kembali sederhana,
di mana kita boleh rapuh tanpa ditinggalkan,
dan selalu diterima apa adanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda