Dalam Sunyi Aku Berserah
By: Puput Happy
Aku berdiri di antara cahaya dan waktu,
menitipkan lelah pada langit yang diam.
Tak semua luka perlu bersuara,
cukup Allah yang tahu isi dada terdalam.
Angin mengajarkanku tentang sabar,
bahwa kuat tak selalu berarti keras.
Ada doa yang tumbuh dalam hening,
ada ikhlas yang matang tanpa keluh kesah.
Jika langkah terasa lambat dan berat,
aku percaya bukan berarti tersesat.
Sebab setiap takdir yang Allah tuliskan,
selalu mengarah pada kebaikan.
Aku pun melangkah dengan hati tunduk,
berserah penuh pada kehendak-Nya.
Apa pun akhir dari cerita ini,
semoga bernama ridha dan berkah-Nya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Anda