15 September 2011

CURHATKU

Rabu, 28 September 2011 pukul 19:15

CERIA

Entah kekuatan dari mana, aku memantapkan diri untuk mulai terlihat happy dan ceria di segala tempatku berdiri, meski aku sempat sedih ketika membaca pesan di inbox FB-ku. Sedih karena sang pemberi pesan hanya menilaiku dari sisi yang lain, yang ia tak pernah tahu akan isi hatiku yang sebenarnya. Mungkin ini akibat dari kesalahanku sendiri yang terlalu naif dan apa adanya, sehingga banyak hal yang ia kupas, yang sebenarnya itu merupakan kritikan pedas buatku. Membaca pikirannya membuat mataku berair. Namun begitu, ada sisi bahagia di hatiku, karena itu tandanya banyak orang yang memperhatikanku luar dalam. Aku sudah dinilai banyak orang, yang itu tandanya Allah sedang menegurku dan mengingatkan "kesalahanku".

Aku tak ingin tersinggung apalagi marah, dan kujawab saja pesan dia yang hingga berlembar-lembar itu singkat saja: "Hehe.....thanx ya, sudah ngingetin aku...."

Yahh, sejatinya aku memang sangat berterimakasih padanya atas segala nasihatnya, karena aku telah diingatkan. Ketidakpahaman dia atas sikapku yang sesungguhnya tak kusampaikan, karena hanya akan membuatnya semakin tidak paham dan menguras energiku, sementara aku harus mengerjakan tugas lain yang belum terselesaikan.

Kuawali pagiku dengan senyum dan tawa ceria, karena aku harus bertemu dengan murid-murid kecilku. Aku tak boleh terbawa suasana sedih apalagi amarah. Kubuang jauh-jauh sesuatu yang sudah membuat emosiku meletup-letup bagai bara api. Dan alhamdulillah berhasil. Aku ceria sekali, hingga keceriaanku menular kepada jundi-jundiku di kelas, juga pada guru lain. Bahkan ketika ku harus ijin keluar untuk mengurus sesuatu yang penting, ceriaku tetap terpatri dalam jiwa. Keramahanku masih terpancar dari wajah letihku, dan itu yang membuat semua urusanku benar-benar selesai dengan baik. Kini ku makin yakin, suasana happy dan ceria akan selalu menuai hasil yang sangat memuaskan. Hilang rasa kecewa, gundah, bete, atau sunyi. Terimakasih Tuhan, Kau kuatkan aku.....

 ***

Rabu, 28 September 2011 pukul 6:02

LETIH TAK TERPERI

Alhamdulillah, akhirnya aku masih bisa menulis lagi di sini. Kukira aku tak kan lagi sempat mencurahkan isi hatiku lagi di BBHB tercintaku ini. Banyak yang ingin kuceritakan di sini, tapi waktu jua yang selalu menghentikan jariku untuk menuliskannya. Aku tak tahu, ini hanya sekedar alasanku saja, atau memang aku kurang disiplin dalam segala hal.

Aku hanya mengikuti naluriku saja, apa yang harus kutulis sebagai prioritas utama. Dan kemarin adalah hari yang paling melelahkan bagiku, hingga aku tak sempat membuka facebook, kecuali beberapa menit saja, itu pun via HP.Aku haya menatap, masih ada 61 notification yang belum sempat kubaca.

Hufft! Aku hanya ingin meminta maaf saja kepada teman-teman yang belum mendapatkan balasan, baik pesan di facebook maupun di HP. Tuhan, salahkah aku jika aku menunda balasan dari pesan-pesan mereka? Biarlah mereka berpikir sendiri. Aku hanya berharap, mereka berprasangka baik padaku.

Meski letih, aku bisa tersenyum puas jika ku dapat menyelesaikan semuanya. Aku tak berharap lebih. Aku hanya ingin, apa yang kulakukan adalah kebaikan dan menuai manfaat. Jika pada hari kemarin ada yang masih belum mengerti atas sikap dan perasaanku yang dinilai belum atau tidak baik, aku tak mau memaksanya menilaiku baik, karena aku tahu, bahwa cara berpikir manusia itu tak pernah sama. Rabbi, maafkan aku, jika aku belum sepenuhnya berbakti kepada-Mu…..


***



Jumat, 16 September 2011 pukul 0:05

SAAT TIDAK BAHAGIA

Apa yang harus kulakukan ketika ku sedang tidak bahagia? Menghibur diri hingga airmata berhenti mengalir? Atau tidur? Ah, itu jelas tak akan bisa. Aku tak mengerti dengan hari kemarin, rasa bahagia ketika mendapat SMS dari orang yang kusukai, berbarengan dengan rasa tidak bahagia ketika membaca tulisan yang tak aku sukai. Aku ingin melupakan rasa yang tak bahagia, namun tetap saja airmata ini tak mau diajak kompromi. Aku juga ingin mengabadikan rasa bahagia yang tengah hadir, tapi tak sebanding dengan sakit hati yang tengah mendera. Kadang aku ingin menyerah, tapi aku sudah terlanjur melangkah, dan ini sudah menjadi mimpiku. Bagaimanapun aku harus jadi pemenang kehidupan, bukan pecundang yang hanya pandai bermimpi.

Tuhan, aku hanya pasrah dan berharap pada-Mu.... Pada saatnya nanti, akan kubuktikan bahwa aku bisa berdiri meski banyak onak dan duri menghadang langkahku. Jika ku tak mampu, setidaknya aku pernah bermimpi, dan sebagian mimpi itu sudah pernah kuraih.

Wahai malam, tidurkan aku barang sejenak. Selimuti aku dengan mimpi-mimpi indah layaknya Cinderella..... Kutahu, engkau tak pernah sepi dari harapan-harapan indah pengagum malam. Terimakasih Tuhan.... Kau masih mengingatkanku akan keberadaan-Mu, keagungan-Mu, dan kasih sayang-Mu. Tubuh sehat dan akal sehat yang Kau-anugerahkan padaku, sudah lebih dari cukup untuk membuatku bahagia dan mensyukuri kebesaran-Mu. Ingatkan aku bahwa Kau akan selalu bersamaku.... Amin.

***



Kamis, 15 September 2011 pukul 3:53

Hufft!Sudah pagi! Gagal deh! Habis magrib sampai Isya bikin naskah antologi Ayah, baru 3 lembar kantuk menyerang.... Padahal deadline tanggal 14. Terpaksa deh aku simpan saja tuh file-nya! Sepertinya kelelahanku semenjak pagi hingga siang mulai sering mengganggu, sampai mengejar naskah minimal 4 halaman saja tidak sanggup gara-gara ngantuk. Bangun-bangun sudah pagi! Yah, apa boleh buat....

Ada yang membuatku tersenyum jika ingat statusnya Leutika Prio kemarin siang:
Here is the winner of #STATOM September!! Oksa PuKo YuZa: "Mrk bilang aku gila. Krn hampir setiap jam bahkan menit, ada namaku di beranda mereka.ha3, mrk tdk tahu, aku sdg bertelur.Status demi status yg kubuat adlh telur, dn pd akhirnya akan menetas mnjdi sebuah karya. knp? apa yg kutuliskan adalah ide kilat yg jika tdk sgr kutulis akan hilang disambar setan pelupa. Saran: apa yg terbersit di benakmu,langsung tuliskan, jgn takut disebut gila, sebab orang gila adl orang yg berbahagia.:)"

Hehe.... Bener juga ya? Pinter baget tuh si Oksa! Pantes aja dia menang. Bener-bener gila! Salut banget deh gue! Aku juga suka bertelur via status, cuma kadang kehabisan ide yang rada-rada gila, dah gitu kurang menarik, jadi suka males....^_^ 



Rabu, 14 September 2011 pukul 18:37

PEMINAT LOMBA

Aku sempat kaget begitu ponselku bordering, dan cukup lama aku memperhatikan nomor yang masuk tersebut. Aku bimbang, diangkat tidak ya? Tapi karena aku sedang di rumah salah satu murid privatku, aku merasa tidak enak hati pada tuan rumah dan membiarkan ponselku berbunyi. Nomor Simpati! Siapa ya? Akhirnya kuangkat juga setelah beberapa kali berdering.

“Ya Hallo….” jawabku.

“Maaf, ini yang namanya Futicha Turisqoh?” tanya suara penelpon. Suara seorang laki-laki.

“Ya betul. Ada apa ya?” tanyaku penuh selidik. Aku sempat deg-degan, takut ada berita buruk.

“Saya baca di Kompasiana tentang Audisi Penulis Buku Cinta Membaca. Saya tertarik dan ingin mencoba ikut. Apa dibolehkan? Syaratnya apa saja ya? Biar lebih jelas….”

Plong rasanya! Kukira ada apa…. Entahlah, aku begitu takut setiap ada bunyi telepon, apalagi jika sang penelpon adalah laki-laki. Kenapa ya? Apa aku begitu paranoid hingga selalu enggan jika mengangkat telepon? Aku pun segera menjelaskan syarat-syaratnya, meski dalam pengumuman sebenarya sudah sangat jelas. Tapi aku tak ingin berburuk sangka terhadap sang penelpon. Dia bilang dari Ciamis, kalau tidak salah, dan namanya Jarig (???) Nama yang asing dan aneh di telinga.

Aku bersyukur, lomba itu mendapat respon yang cukup baik dari para pembaca, baik pembaca dari facebook maupun blog. Mudah-mudahan peminatnya banyak. Amin….

***

Rabu, 14 September 2011 pukul 18:38

WANITA

Tadi aku kondangan di rumah wali murid, dan aku melihat sesuatu yang janggal dari dua orang tamu wanita. Tamu yang duduk di depanku itu cantik-cantik, berbaju hitam tanpa lengan da transparan. Berdandan menor dan menarik perhatian tamu-tamu lainnya. Sepertinya mereka penyanyi.Yang aku herankan, mereka duduk selonjor tanpa melepas sepatunya. Sangat tidak sopan! Batinku. Sudah begitu, sambil merokok lagi! Aku jadi tidak betah berlama-lama di sana, selain aku tak biasa bergaul dengan asap rokok, juga risih melihat pemandangan yang sangat tidak sedap tersebut. Mungkin aku terlalu berlebihan, tapi aku paling tidak suka melihat dandanan seorang wanita yang tidak menutup aurat dan melakukan hal-hal yang tidak wajar dan tidak pada umumnya. Aku yang sangat menjunjung tinggi derajat wanita sesuai koridor syari’ah, melihat pemandangan seperti itu mendadak jengah dan ingin segera beranjak dari tempat itu. Wahai wanita, apa yang sebenarnya kauharapkan dari dandanan seperti itu? Hufft! Tapi aku tak mungkin ikut campur dan langsung berceramah di depan mereka kan? Bagaimanapun mereka punya hak hidup bermasyarakat, meski masyarakat masih merasa asing melihat cara hidup mereka.

***

Selasa, 13 September 2011 pukul 20:13

KEHILANGAN SAHABAT

Aku merindukan sahabat terbaikku, sahabatku di saat ku masih duduk di bangku SMP. Namanya Ikke Susanti. Orangnya cantik, putih, dan selalu ceria. Dia sangat perhatian, peduli, dan tidak pernah membuatku sakit hati. Sejak kelas satu, dia selalu di sampingku. Duduk sebangku, bercengkerama, dan selalu mendendangkan lagu untukku. Dia jago main gitar, yang ia pelajari dari kakaknya, Iqbal. Entahlah, berada di sampingnya selalu membuatku terhibur, hingga ku merasa sedih jika ia tak berangkat sekolah.

Suatu hari, ia mengajakku jalan-jalan di sebuah mini market. Ia memang sering mengajakku ke sana, meski sekedar jalan-jalan tanpa membeli apapun. Dia memang sangat suka berbagi cerita, curhat ataupun menanyakan keadaanku di saat jalan-jalan denganku. Itu yang membuatku betah berada di sampingnya, sebab aku merasa dihargai. Berbagi cerita suka dan duka denganku membuatku merasa berharga. Itulah sebabnya aku mengiyakan saja ajakannya untuk jalan-jalan ke mini market langganan kami. Sama sekali tak terbersit ada sesuatu yang akan membuatku teringat terus sepanjang hidupku.

“Ayo Put, ambil apa saja yang kau mau…..” kata Ikke setelah cukup lama kami berjalan dan ngobrol.

“Apa? Ambil apa saja? Maksudnya?” tanyaku heran. Ada yang aneh, sebab biasanya Ikke menawarkan dulu jika ingin memberikan sesuatu untukku. Tapi saat itu Ikke mempersilakan aku untuk mengambil sesukaku. Tapi aku tidak berani mengambilnya, khawatir Ikke hanya becanda.

“Iya,ambil saja…. Nggak apa-apa kok! Mumpung aku lagi ada rejeki….” jawabmu santai.

“Tapi kenapa? Kamu sepertinya sedang mengistimewakan aku…. Jangan begitu ah! Aku kan jadi nggak enak….” jawabku masih tak percaya dengan perintahnya.

“Emang kamu nggak tahu ini hari apa?” tanya Ikke heran.

“Hari apa? Hari Selasa! Emang ada apa sih? Kok pake nanya hari segala?” jawabku tak mengerti.

“Kamu beneran nggak tahu?”

“Nggak! Emang hari apa??” aku balik bertanya, masih tak mengerti.

“Ya Allah, Put….. Masa kamu nggak ingat? Bukannya sekarang hari ulang tahunmu?” tanya Ikke sambil geleng-geleng kepala. Aku pun langsung mendadak kaget.

“Ya Allah! Kenapa aku bisa lupa ya Ke? Iya…. Sekarang kan tanggal 28…..” jawabku, masih dengan mimik muka kaget. Sungguh! Aku benar-benar lupa dengan tanggal lahirku sendiri. Mungkin karena aku sejak kecil tak pernah merayakan ulang tahun, jadi hari-hari yang kulalui tidak ada bedanya, tak ada yang istimewa buatku. Aku benar-benar malu sama Ikke. Aku yang ulang tahun, tapi malah Ikke yang ingat tanggal lahirku. Entahlah, tiba-tiba saja airmataku meleleh. Tak kusangka sahabatku begitu perhatian padaku, padahal aku sendiri tidak peduli dengan yang namanya ulang tahun. Masih dengan posisi berdiri dan mata berkaca-kaca, ia langsung memelukku dan berucap:

“Selamat ulang tahun ya? Semoga panjang umur, makin pintar, dan bahagia selalu….”

Aku tak kuasa menjawabnya, bahkan aku makin terisak-isak dibuatnya.

“Makasih ya Ke? Kamu baik banget……” jawabku, masih dengan terisak-isak.

“Okey, sekarang kamu tinggal pilih, mana yang kamu suka. Ambil saja…. Nggak pa-pa kok!” kata Ikke sambil tersenyum.

“Nggak ah! Aku tidak butuh apa-apa kok Ke…. Memiliki sahabat yang baik seperti kamu saja sudah membuatku  bahagia. Thanx ya Ke, kamu sudah membuatku happy….” jawabku sambil menggandeng tangannya. Lalu Ikke menarik tanganku menuju rak yang berisi coklat-coklat, dan ia memberiku beberapa coklat kesukaanku.

“Ini buat kamu, sebagai hadiah ulang tahunmu….” kata Ikke dengan senyum manisnya. Aku pun dengan senang hati menerimanya…..

###***###

Mengingat itu semua, membuatku kangen ingin berjumpa dengan Ikke, sahabat lamaku. Tapi sayang, sejak ia pindah ke Maluku mengikuti keluarganya karena ayahnya bertugas di sana sebagai perwira Negara, aku tak mendengar beritanya lagi.

Aku kehilangan berita tentangnya. Sempat terdengar ia kini tinggal di Jakarta, tapi yang memberi kabar juga kini entah di mana keberadaannya. Kini aku telah kehilangan sahabat terbaikku. Ikke, semoga Tuhan mempertemukan kita kembali…. Amin.

***

Senin, 12 September 2011 pukul 18:30

KANGEN

Sudah sebulan lebih adikku merantau di Bangka-Belitung menunaikan tugas di sana. Entahlah, aku jadi kepikiran dia terus. Kangen dengan candanya, kebaikannya, nasihatnya. Orang yang selalu menolongku di kala aku tidak bisa melakukan sesuatu yang ia bisa, membuatku merasa kehilangan. Aku jadi pengin tertawa jika membaca SMS-nya kemarin yang ia kirimkan untukku. Bunyi SMS-nya begini:

Percakapan guru dan murid badung...
Ibu guru: "Alex, mengapa kamu kemarin tidak masuk sekolah lagi?"
Alex: "Kalau yang kemarin, saya sakit Bu...."
Ibu guru: "Mengapa kamu tidak mengirim surat?"
Alex: "Habisnya kalau saya kirim surat tidak pernah dibalas sama Bu guru...."
#@_@#

***

Senin, 12 September 2011 pukul 14:13

MALU

Tadi aku kaget begitu mendapat SMS dari teman, kalau ada yang posting gambar porno di wall fb-ku. Aku nggak nyangka kalau ada orang gila di facebook-ku. Baru dua hari orang itu jadi temanku, tapi sudah mempermalukan aku. Puas rasanya memblokir nama-nama orang yang sudah bikin aku malu.... Mudah-mudahan yang sudah melecehkan aku mati dalam keadaan hina, tidak diterima oleh penduduk langit dan bumi, meski di neraka sekalipun!

Aku sudah lebih tenang tinggal di akunku yang ini, tapi rupanya masih ada yang berani mengusikku lagi. Mungkin karena salahku, yang asal nge-add teman yang minta berteman denganku, karena kukira mereka juga penulis, tapi ternyata bukan. Tuhan, maafkan aku.... Aku ingin bisa tegak berdiri tanpa terbelenggu oleh apapun, tapi rasanya aku masih belum cukup kuat untuk melangkah.....

***

Minggu, 11 September 2011 pukul 21:47

SUP ZUPA

Tadi siang, pukul 11-an, aku menghadiri pernikahan teman di gedung KORPRI Slawi. Karena aku tak mau sendiri, kutunggu teman-teman dari RBA. Setengah jam  menunggu di luar gedung membuatku ingin segera masuk ke dalam ruangan yang sudah mulai sesak. Begitu masuk, aku bingung, karena di dalam ruangan tidak ada kursi untuk duduk, kecuali di pinggiran catering.

Kuperhatikan orang-orang mengambil makanan dan makan sambil berdiri. Aduh, aku nggak biasa makan sambil berdiri.... Kok jadi risih gini ya? Sesekali kulihat di luar gedung lewat jendela, teman-temanku sudah datang apa belum. Alhamdulillah....lega rasanya begitu mereka masuk ke dalam ruangan. Ternyata memiliki teman itu menyenangkan. Mereka segera mengajakku bersalaman dengan kedua mempelai. Subhanallah....Mba Aini cantik sekali.

Banyak makanan dan minuman yang harus kupilih. Kupikir, ini pesta, jadi aku bebas makan dan minum sepuasnya. Tapi, perutku kan bukan gentong! Jadi tidak akan mungkin muat untuk menampung semua makanan disana. Bagaimanapun aku punya etika, jadi sebaiknya makan dan minum secukupnya saja.....

Ada satu makanan yang baru kali ini kujumpai dan aku langsung jatuh cinta. Namanya kalau nggak salah: sup zupa. Makanan yang mirip bubur ayam, mirip sup jagung, tapi bisa dimakan setelah dipanggag terlebih dahulu. Nikmat sekali aku memakannya. Wuihh, lezaaaattt......!
Untung ada kursi kosong, jadi aku bisa makan sambil duduk. Aku kan harus duduk kalau makan.... Emangnya gue kuda?!

Aku berjanji, jika nanti ada penjual sup zupa, aku akan membelinya. Makanan itu sangat cocok buatku, terutama di saat aku sedang bete dan stres. Tapi sayang, di sini belum ada.....

Pulangnya aku menjenguk teman di rumah sakit. Tak disangka, Ditha yang kemarin ceria, bisa mendadak jadi tak berdaya di sini. Selang infus untuk meringankan sesak nafasnya tiba-tiba menjadi teman setianya. Masih kuingat, kemarin dia sempat tertawa-tawa menceritakan neneknya yang sudah mulai pikun dan ingin bunuh diri. Aku sempat kaget mendengar ceritanya.

"What??!! Bunuh diri??? Kok jadi kayak di sinetron sih? Becanda kali Dith...." seruku. Tapi kata Dhita itu cerita beneran. Neneknya kalau lagi ngambek suka begitu, katanya....

Aku jadi berpikir, apa perilaku setiap manula akan kembali seperti anak kecil? Hufft! Hmmmm... Tapi jika aku ingat Pak Mario Teguh, rasanya nggak mungkin jika masa tuanya Pak Mario nantinya berperilaku seperti anak kecil.... Dia motivator ulung, jadi rasanya mustahil kalau di masa tuanya bertingkah seperti neneknya Ditha, ngambek dan mau bunuh diri sambil membawa pisau....^_^

***

Minggu, 11 September 2011 pukul 6:10

HERAN

Aku heran dengan diriku sendiri. Kenapa ya, kalau lagi kesel malah bisa nulis berlembar-lembar, sampai ga tidur semalaman..... Dua naskah bisa selesai. Tapi kalau lagi happy malah leyeh-leyeh kayak nggak ada nafsu buat nulis. Sekarang sudah jam berapa ya? Mau bikin mie ah! Laper banget! hehe....^_^

***

Sabtu, 10 September 2011 pukul 20:12

MUDAH BOSAN

Ada yang menetes satu-satu. Bukan kesedihan yang kurasakan, tapi rasa bosan yang selalu saja mengganggu. Aku mudah bosan! Ingin rasanya aku tidur dan tidak memikirkan apa-apa. Tapi apa bisa orang hidup bisa berhenti berpikir barang sejenak? Kadang aku heran dengan para motivator, yang selalu bisa berpikir jernih dan penuh semangat dalam menjalani hidup. Aku juga sebenarnya sangat bersemangat dalam mengisi hidup ini.... Tapi, kenapa rasa takut selalu saja menghantui? Aku takut tidak bahagia pada akhirnya, itu saja! Apa ada yang salah dalam otakku? Oh Tuhan, andai bukan karena Engkau, mungkin aku sudah tidak ingin bernyawa lagi.... (Pemikiran yang kacau!)


Sabtu, 10 September 2011 pukul 19:01

SAAT MEMUTUSKAN

Kata Pak Mario:
"Jika Anda memutuskan bahwa Anda bisa, ada kemungkinan Anda benar dan ada juga kemungkinan Anda salah. Tapi jika Anda memutuskan bahwa Anda tidak bisa , maka Anda seratus persen benar. Karena, saat Anda memutuskan bahwa Anda tidak bisa , semua usaha Anda adalah untuk membuktikan bahwa Anda betul-betul tidak bisa. Semuanya memang ditentukan oleh Tuhan. Tapi ingatlah, bahwa Tuhan menghormati ketegasan Anda untuk memilih...."

Hmmmm, benar juga ya? (mikir-mikir....^_^)

***

Sabtu, 10 September 2011 pukul 18:52

JADI GA ASIK

Curhat dibikin lomba? Ah, jadi ga asik! Ga bebas, dan menguras pikiran....

Tadi siang aku kondangan nikahannya teman, tapi sampai sekarang aku ga tahu kayak apa orangnya. Kok aneh ya? Jadi lucu.... Di sana cuma makan-makan sambil ngobrol ngalor ngidul. Basa-basi tak menentu. Hufft! Pulangnya dibawain berkat. Isinya ga tahu, ada telornya apa ga, cz waktu mau makan lauknya sudah ga ada. Kemana ya? Heran!

***

Sabtu, 10 September 2011 pukul 14:04

SMS

Tadi siang, pukul 13:15 aku dapat SMS yang bikin aku resah. Bunyi SMS-nya begini:
"Assalamu'alaikum..... Tolong disebarkan ya....?!! Ada info yang cukup mengagetkan dari para dokter di LSM yang menangani masalah narkoba. Para penderita HIV dan AIDS yang merasa putus asa  dan tidak ada kepedulian pemerintah kepada mereka, mulai dendam. Mereka berniat menyebarkan penyakit ini. Modusnya dengan melalui tusuk gigi yang banyak terdapat di restoran-restoran. Mereka memakai tusuk gigi tersebut hanya untuk menusuk gusinya sampai berdarah, lalu diusap hingga tidak kelihatan darahnya, setelah itu disisipkan lagi ke tempat semula. TOLONG DISEBARKAN! Jika Anda sebarkan, maka Anda sudah selamatkan banyak jiwa. Take care!!! (dr. Wahyu Karim)"

Alhamdulillah.... Dari dulu hingga kini aku paling tidak bisa memakai tusuk gigi, jadi sudah pasti aku akan selamat, tidak bakal tertular AIDS. Mudah-mudahan Allah menjagaku dengan baik. Amin....^_^

***

Sabtu, 10 September 2011 pukul 13:10

KECEWA

Ada saja yang bikin aku kecewa. Sudah senang ganti CPU, eh...kabel keyboard-nya putus tanpa kuketahui penyebabnya apa. Rasanya tak percaya jika tikus yang memakannya. Tak mungkin juga jika ada penghuni rumah yang memutuskannya. Hufft! Kabel speaker juga putus! Kok jadi aneh ya?

Pengin baget tidur, karena mataku luar biasa perihnya. Tapi, masih banyak yang harus kukerjakan.....

***

HAPUS SMS

Aku sedih setiap inbox di HP-ku penuh, sampai tidak bisa kirim SMS lagi, selain harus menghapus dulu SMS-SMS yang menumpuk itu. Aku tidak tega untuk menghapus kata-kata indah atau penting yang sangat berarti bagiku. Baru kuhapus beberapa saja, langsung menyesal. Mau ditulis di buku juga malesnya minta ampun. Heran! Kenapa aku lebih betah mengetik daripada menulis di buku. Ya sud lah, kutulis saja di sini....


*Dari +628730257874:

(25 Maret 2011 10:15)

Ada 3 hal yang bisa membinasakan diri seseorang, yaitu kekikiran yang ditaati, hawa nafsu yang diikuti dan membanggakan diri sendiri. (HR. Al-Bazzar dan Al-Baihaqi, dihasankan oleh Al-Bani dalam Ash-Shahihah no. 1802) Barokallahufik.... Met istirahat ^_^


*Dari D. Pujangga:

(01 April 2011 22:30)

Ada kerinduan membekas mengalur dalam alunan lagu. Namun terputus oleh berhentinya dawai. Dan hilang terseret irama gema. Mengusik belantara jingga yang dibalut susuran sungai. Gemericik tersadur dalam langkah pelan. Menghentikan langkahku tuk sejenak berbaur dengan kalut. Melodi itu.... Merampas indahnya keinginanku. Nyanyian itu.... Merajam besarnya hasratku. Dan pisau itu.... Memutus satu demi satu rajutan mimpiku. Yang perlahan kubangun dengan keangkuhan. Dan satu persatu harus kutukar dengan kenyataan. Walau nyawa dalam balutan raga yang harus tergadaikan. Dan riuh rendah itu mengobati sedikit asa menjemput ajal.


*Dari +6285786259884:
(26 Maret 2011 18:44)
Seperti hujan tahun ini, yang kadang kala muncul di tengah kemarau, hingga kita tak habis bertanya. Ini kah musim? Ataukah perasaan hati langit yang gundah. Dan kau pun penasaran berbaur bingung. Inikah musim yang akan menjadi kekal? Atau hanya menggulirkan musim yang sesat dan sesaat (LC)

*Dari D. Pujangga:
(01 April 2011 22:51)
Tetesan hujan kali ini, mengingatkan aku akan hijaunya fikirku. Menghalau pelangi dalam balutan surge. Menyela dalam lembut sukma. Meredam asa kala sangkakala teruntai. Menguak tabir menyusur rautan rampai. Namun…. Terputus karsa ini untuk menyelimuti sang giri. Dengan selimut kabut tipis menyejukkan anganmu. Semua rahasia terayun dalam raga. Nyawa terselubung doa, membias pijaran nada. Tersekam dalam raksa menjuntai. Terserak puing-puing hantaran jiwa. Terkatung dan terambing luas telaga. Merangkum dan menguas himbauan malaikat surge. Pergi…. Dan berlalulah…. Dalam rangkaian doa….

*Dari D. Pujangga:
(04 April 2011 19:20)
Sungai itu…. Mengalir dan terus mengalir. Beriak di hulu dan tenang saat di bantaran. Air yang mengalir itu memberi hidup. Membasuh tuba dan membawanya sampai ke hilir. Ingin ku merajuk. Menghampiri rona mengharu biru. Menyelimutimu dengan helai benang-benang rajutan. Dan mengembang senyum dalam suaka. Walau tersaput noda dan tergelincir oleh nestapa.

*Dari D. Pujangga:
(28 April 2011 00:24)
Sebutir pasir dalam kumpulan mutiara diriku adalah itu. Meringkuk tersayat dalam alunan rindu. Rindu yang tiada melaju berlalu dari ragu. Rebah ku mengikis kumpulan waktu. Menyemai dalam asa bergumam sendu. Kubiarkan aliran sungai membentuk di atas pipiku. Mengalir menitik dan merajam hasrat waktu. Ingin ku bersandar dalam belaian dan bahumu. Menukar jiwa ini dari jeritan sendu. Lara dan sakit menerpa gundah hatiku. Namun aku selalu menunggu dan akan selalu . Hingga iring-iringan ajal menjemput sukmaku. Maafkan segala rapuhku. Yang telah mematahkan keagungan hatimu.

*Dari 32665033:
(11 Mei 2011 00:10)
Lebih baik belum berhasil namun berani mencoba, daripada pasti gagal karena tidak melakukan apa-apa.

*Dari Nunung:
10 September 2011 pukul 08:10
Tegur jika aku mulai sombong.... Tegur  jika aku mulai angkuh.... Tegur jika aku mulai salah... Karena ku masih sangat butuh sahabat seperti-Mu hari ini, esok dan selamanya. Karena sahabat itu seperti bintang, walau jauh dia bercahaya....meski kadang menghilang dia tetap ada. Tak mungkin dimiliki, tapi tak bisa dilupakan. Selamat hari persahabatan sedunia....Happy world friends day....

*Dari Umma Farida:
09 September 2011 pukul 19:59
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kau sedang belajar tentang ketulusan. Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar keikhlasan. Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang memaafkan. Ketika kau harus lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang kesungguhan. Ketika kau merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kau sedang belajar tentang ketangguhan. Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kautanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentang kemurahan hati. Ketika semua kemungkinan tidak masuk akal, maka saat itu kau sedang belajar beriman. Tetap semangat, senyum dan belajar....^_^

*Dari Mba Is:
09 September 2011 07:29
Bulan yang penuh berkah telah dilalui , menyisakan kelapangan hati untuk saling memaafkan. Meminta maaf tidak menjadikan kita hina. Memberi maaf jangan membuat kita bangga, tapi saling memaafkan membuat kita mulia. Mohon keikhlasan atas segala kesalahan....

*Dari Mama Nizar:
06 September 2011 20:06
Sejadah indah berseri, jadi hiasan nan suci. SMS hadir sebagai pengganti, tanda ingat silaturrahmi. Mohon maaf lahir dan batin ya?

*Dari Anis Sukma Nurani:
31 Agustus 2011 19:55
Selamat hari raya idhul fitri 1432 H. Mohon maaf atas segala khilaf. Semoga Allah menerima amal ibadah kita, makin didekatkan dengan Allah SWT dan makin dekat dengan kebaikan. Amin

*Dari Yustia Hapsari:
31 Agustus 2011 16:21
Untaian doa senantiasa terlantun. Syair dan syiar bulan al-Quran telah berkumandang. Berharap terus menggema hingga berjumpa di tahun depan. Maaf lahir batin atas khilaf yang telah tercipta. FLP Tegal. Menggapai takwa dengan tinta....

*Dari Om Agus:
31 Agustus 2011 13:34
Di dalam baiknya kata ada buruknya prasangka. Di dalam manisnya muka ada masamnya aura. Di dalam kebajikan ada kebatilan. Di dalam suka cita ada duka cita. Mari kita saling memaafkan di hari yang mulia ini. Alunan doa syahdu bersihkan qolbu. Alunan dzikir bersihkan fikir. Kami sekeluarga mengucapkan 'Taqabalallahu minna waminkum, shiyamana wa shiyamakum antum bikhoir". Mohon maaf lahir dan batin.


*Dari 6232665010
21 September 2011 13:58
Status Dhony Firmansyah: Jangan terbiasa berpikir biasa-biasa saja. Untuk menjadi pribadi luar biasa, biasakan untuk berpikir luar biasa pula.

*Dari 6232665010
21 September 2011 13:51
Status Dhony Firmansyah: Ide dan impian adalah matahari yang bersinar. Sedangkan rasa takut mencoba adalah awan gelap yang menutupinya. Bila Anda ingin berhasil, singkirkan awan gelap itu.

*Dari 6232665010
21 September 2011 05:25
Status Dhony Firmansyah: Dinamika manusia. Yang diam digerakkan. Yang bergerak diberi semangat. Yang bersemangat diarahkan. Yang sudah punya arah dilejitkan. Yang sudah melejit berbagilah kepada yang masih diam


***

Kamis, 08 September 2011

PUAS

Puas rasanya bisa nglembur bikin naskah lomba essai hingga selesai dan dikirimkan ke panitia lomba. Semoga waktuku tidak sia-sia. Terimakasih, Allah.....


***

Kamis, 08 September 2011 pukul 3:22

TAK SELAMANYA SAMA

Aku selalu ragu jika hendak berkomentar tentang pujian yang kauberikan, karena kutahu bahwa tak selamanya rasa dan pendapat itu sama, selain kutahu bahwa diri ini tak berarti apa-apa tanpa kehendak-Nya. Aku hanya percaya, bahwa faktor keberuntungan itu yang paling menentukan. Aku selalu ingat kata-kata sahabatku yang pernah memenangkan sebuah lomba tingkat nasional, bahwa kemenangan hanyalah selera juri, yang sama-sama manusia. Jadi, tetaplah mencoba dan berharap kemenangan pasti menjadi milik kita. Terimakasih Tuhan, Kau masih menyayangiku, meski diri ini hanyalah seonggok daging yang masih saja lalai dengan perintah-Mu.....



***


Selasa, 06 September 2011, pukul 00:31, di kamarku sendiri

DARI SEBUAH KALIMAT


Tadi aku iseng bikin status di facebook, kalimatnya begini:

Berhati-hatilah dengan perasaan pria
yang sedang mendekati seorang wanita
(sekitar sejam yang lalu melalui seluler)

Kukira nggak ada yang bakal komentar, eh, ternyata ada! Bahkan ada yang nge-like segala! Nih lihat mereka yang ngasih jempol sama yang ngasih komentar......

  • Tamie Emooth, Yildish Wildant, dan Shinay Konoichi menyukai ini.



    • Ally Jane Parker weh, kenapa mbak? suka sensi yah??
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian kenapa kak futic
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Ika Maya Susanti ngikut nanya, memangnya kenapa Mbak?
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian iya jadi penasaran nih masalahnya andi juga pria
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian pria itu jika di gambarkan buaya darat memang iya tapiiii nggak semuaaaa
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian kakak
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh iya, takut dia jd genit..... wkwkk!
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian kalau genit sih itu biasa taaapi harus ada tatakramanya kak kan gitu
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Jaki Umam <~ status kontroversi ;P
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh hehe...udah ah, takut ada yg tersinggung....^_^
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian nggak kak malahan ini bagus untuk di brifing
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Jaki Umam haha.. trsinggung manusiawi
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh ah yg bener..... ntar di belakang mewek2
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian nggak kak itu bagus untuk dibahas masalahnya di dalam dunia FB banyak banget orang2 yang kayak gitu
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian jadi kita mesti berhati2 agar nggak terpancing
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh oh ya? ckckck.... bisa gawat nih! FB berguncang!
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian ngaak tapi nggak perlu untuk terlalu dibesar2kan oke kak
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh iya sih....mesti dikecilin
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian tapi andi juga harus berhati - hati sama perasaan wanita
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh loh, kenapa?
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian yang penting kita sigab gitu aja
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian maksudnya
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh sigab? apa itu?
      sekitar sejam yang lalu · Suka

    • Andi Arianto Rian siaga
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian atau berhati_hati
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh ohh....siap siaga? ah kamu, kayak mo perang aja
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian kaum pria juga harus berhati_ sama wanita kak
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh emang wanita itu menakutkan ya?
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh bukankah wanita dijajah pria sejak dulu? apa ga kebalik?
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh yah, ditanya malah kabur....
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian bukan kakkaum wanita itu rentan atau lemah jangan tersinggung loh yaaa, wanita itu jadi kita sebagai mana kaum pria harus menyayangi dan menjaga perasaan wanita dan tidak meremehkan kita terima apa adanya gitu kak
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian karna wanita punya hak asasi juga
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian bukan begitu kak
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Futicha Turisqoh tapi aku pernah denger, wanita itu kuat....sedangkan laki2 itu mudah stres
      (sekitar sejam yang lalu)

    • Andi Arianto Rian iyaa iyaaaa itu memang bener kak andi sendiri mengakui karna apa , wanita memiliki kekuatan batin melebihi pria lagin surga itu ada di telapak kaki ibu loh kak
      (59 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian sedangkan ibu adalah wanita itu pun semenjak jaman nabi2 iyakan
      (59 menit yang lalu)

    • Futicha Turisqoh II yup! ibu adalah wanita, dan bapak adalah pria.... jd waria ga diperhitungkan
      (54 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian loh kak kok gituh siiiiiiiiih
      (52 menit yang lalu)

    • Futicha Turisqoh II kok gitu gimana?
      (51 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian kak kukirimin musiknya tentang ibu coba dengerin kak andi mohon
      (51 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian udah kan tapi dengerin kak sampai habis andi mohon karna cinta ibu ituh sepanjang jalan sedangkan cinta atau kasih anak hanya sepanjang badan doang
      (49 menit yang lalu)

    • Futicha Turisqoh II iya, enak ndengerinnya....liriknya juga bagus. Coba kalau lagu2 pop sekarang liriknya bagus, pasti kan enak dengernya....cz aku heran, lagu2 sekarang pd ga mutu
      (47 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian nah sekarang udah mengertikan gimana kaum pria sebagian dari orang2 pria yang lainnya juga meng hargai kaum wanita
      (46 menit yang lalu)

    • Futicha Turisqoh II oh itu maksudnya.... iya deh, aku ngerti
      (45 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian oke kakak trimakaih yaaaaaaa ,memang pria itu sebagian besar buaya darat tetapi sebagian pula priya itu adalah pengagum wanita
      (43 menit yang lalu)

    • Andi Arianto Rian loh kok malah kabur siiiiiih
      (38 menit yang lalu)

    • Futicha Turisqoh II hehe....abis komen di tulisan teman
      (18 menit yang lalu)

Kesimpulannya: hanya satu kalimat saja bisa membuka pikiran orang-orang dengan sudut pandang berbeda sesuai dengan jalan pikirannya masing-masing. Dari satu jawaban ke jawaban lain, yang kadang-kadang jadi merembet kemana-mana yang bahkan tahu-tahu OOT (out of thema). Aku tidak tahu statusku itu baik atau buruk, yang jelas itu adalah salah satu pemikiran atau pendapat yang bisa saja sama dengan yang ada di kepala orang lain. Bagaimana dengan pendapat kamu sendiri? ^_^

***













***






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda