10 Januari 2026

Bangunan Hijau yang Menunggu

Bangunan Hijau yang Menunggu

Di balik cat hijau yang memudar,
kau berdiri dalam diam yang panjang.
Tiang-tiang kokoh menyimpan kisah
tentang langkah-langkah yang pernah riuh.

Rumput liar tumbuh tanpa izin,
seakan ingin menutup jejak waktu.
Tak ada suara, tak ada tawa,
hanya angin yang setia singgah.

Dindingmu retak oleh sabar,
atapmu menua oleh penantian.
Namun kau tidak benar-benar kosong—
kenangan masih berdiam di setiap sudutmu.

Wahai bangunan yang terlupa,
kau mengajarkan arti bertahan:
meski ditinggal, meski sunyi,
tetap tegak menunggu hari kembali berarti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda