Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

26 Februari 2019

8 KECERDASAN MAJEMUK



*8 KECERDASAN MAJEMUK*

Anak cerdas adalah anak-anak yang selalu bisa menikmati lingkungan di manapun dia berada.

Ayah Bunda, masih suka gemas melihat anak malas-malasan belajar? Atau si kecil hanya tertarik pada pelajaran tertentu?

Beberapa orang tua mengaku masih mengalami sakit perut ketika harus mengambil rapor anak, karena menemukan beberapa pelajaran dengan nilai di bawah rara-rata kelas atau KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal).

Sebenarnya, tidak ada  anak yang bodoh karena  setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, sebagaimana yang disampaikan oleh _*Howard Garner*_ selaku pencetus teori kecerdasan majemuk atau _*Multiple Intelligences*_.

Menurut Garner terdapat delapan jenis kecerdasan anak, dimana setiap anak bisa saja memiliki kedelapan jenis kecerdasan ini. Akan tetapi tidak sedikit anak yang hanya menonjol pada satu atau beberapa jenis kecerdasan saja. Oleh karena itu, seharusnya orang tua mengenali jenis kecerdasan anaknya dan membanty mengasahnya untuk membangun kompetensi anak.

Apa saja kecerdasan majemuk inu, dan bagaimana cara menstimulasinya? Berikut penjelasannya.

1⃣ *Kecerdasan Linguistik atau bahasa*
Anak cerdas linguistik biasanya memiliki kemampuan menjadi pembicara yang baik.

➡ Ciri-ciri :
● Suka membaca
● Mampu mengeja kata dengan baik
● Suka bercerita
● Suka bermain kata-kata atau teka teki
● Suka menulis
● Senang mendengarkan cerita atau dongeng

➡ Tips :
● Berikan berbagai buku-buku bacaan fiksi dan non fiksi
● Mintalah anak menceritakan atau menuliskan kembali apa yang telah dia baca
● Ajaklah bermain teka-teki
● Minta anak mengamati sekeliling dan menceritakan hasil pengamatannya itu
● Ajak anak mendiskusikan karakter-karakter dalam buku-buku yang dibacanya
● Bekali dengan buku catatan kecil dan alat tulis, alat perekam maupun gawai agar dia dapat mencatat apa yang terlintas di benaknya.

2⃣ *Kecerdasan Musikal*
Anak cerdas musikal biasanya piawai bermain musik atau menyanyikan lagu-lagu dengan indah.

➡ Ciri-ciri :
● Suka menyanyi
● Mudah mengingat lagu
● Dapat menirukan irama dengan tepat
● Suka memainkan instrumen musik atau memperlakukan benda lain sebagai alat musik
● Mampu menggoyangkan badannya sesuai dengan irama musik

➡ Tips :
● Orang tua dapat memberikan alat-alat musik seperti piano, gitar, rekorder, drum, pianika dan sebagainya
● Orang tua dapat memasukkannya ke dalam sekolah seni musik atau seni suara
● Ajak anak menonton konser musik atau mendengarkan musik bersama-sama

3⃣ *Kecerdasan Visual Spasial* yang begitu paham tentang presisi dan bangun ruang. Para arsitek dan pilot biasanya memiliki kecerdasan ini.

➡ Ciri-ciri :
● Suka membaca peta, menggambar, mewarnai, serta menyusun balok, dan membuat miniatur-miniatur.

➡ Tips :
● Berikan perlengkapan menggambar atau melukis serta kamera untuknya agar dia dapat terus mengeksplorasi kecerdasannya
● Untuk memperkaya pengetahuannya, ajaklah dia mengunjungi museum-museum, melihat karya-karya arsitek, kemudian memintanya menuangkan ide ke dalam gambar.

4⃣ *Kecerdasan logika matematika*, yaitu kemampuan untuk menghutung, mengukur, membuat hipotesis, membedakan rumus-rumus, dll. Ilmuan, ahli matematika, akuntan, ahli mesin dan programmer komputer adalag orang-orang yang memiliki kecerdasan ini.

➡ Ciri-ciri :
● Menyukai permainan yang mengharuskannya berhitung dan melakukan klasifikasi benda-benda.

➡ Tips :
● Berikan puzzle, alat-alat untuk berhitung, buku-buku atau aneka percobaan ilmiah
● Ajak anak mengunjungi museum ilmu pengetahuan
● Ajak anak bermain sambil berhitung atau bermain monopoli

5⃣ *Kecerdasan intrapersonal*, yaitu mampu memahami dan mengelola diri sendiri.  Psikolog sangat membutuhkan kecerdasan ini.

➡ Ciri-ciri :
● Tumbuh menjadi anak yang percaya diri
● Mampu mengarahkan orang lain.
● Memiliki kemampuan untuk mengatur emosi diri sendiri
● Mampu mengamati kehidupan emosional orang lain untuk memahami diri mereka sendiri dan orang lain
● Dapat mengomunikasikan atau mengungkapkan perasaan dan pikiran dengan baik
● Lebih suka bermain atau bekerja sendiri

➡ Tips :
● Sediakan tempat nyaman agar dia dapat bermain, belajar atau bekerja sendiri
● Ajak anak membicarakan perasaan dan pendapat mereka tentang berbagai hal
● Biasanya anak dengan kecerdasan ini menyukai kegiatan-kegiatan yang bersifat reflektif.

6⃣ *Kecerdasan interpersonal*, yaitu kemampuan untuk memahami orang lain dan mampu membina hubungan dengan baik. Gury, polisi, para pekerja sosial, aktor dan artis adalah contoh orang-orang yang cerdas interpersonalnya.

➡ Ciri-ciri :
● Menyukai bermain, belajar atau bekerja dengan banyak orang
● Memiliki empati yang tinggi
● Memiliki banyak teman
● Memahami orang lain
● Cenderung menjadi penengah dalam lingkungan pertemanan mereka
● Memiliki sifat kepemimpinan
● Dapat menjadi anggota tim yang baik

➡ Tips :
● Bantu anak dengan melibatkan mereka ke dalam kegiatan-kegiatan kelompok, seperti olahraga, seni maupun ilmu pengetahuan
● Sering ajak anak datang ke acara keluarga atau kegiatan-kegiatan sosial

7⃣ *Kecerdasan Naturalis*, adalah kecerdasan yang mampu mengenali alam, memahamu species, dll. Ahli biologi, pecinta alam adalah orang cerdas naturalis.

➡ Ciri-ciri
● Suka mengamati kehidupan di alam, mengamati tanaman dan hewan-hewan, dan mengumpulkan batu-batuan
● Memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan
● Sangat suka diajak ke kebun binatang, mendaki gunung, hiking maupun ke pantai

➡ Tips :
● Sediakab berbagai buku mengenai kehidupan flora dan fauna
● Ajak anak bercocok tanam
● Ajak anak ke tempat konservasi
● Ajak anak menonton acara-acara yang berkaitan dengan kegiatan di alam bebas dan sebagainya.

8⃣ *Kecerdasan Kinestetik*, adalah orang yang memiliki keterampilan gerak tubuh dan memegang benda dengan baik. Para olahragawan, perajin adalah contoh kecerdasan ini.

➡ Ciri-ciri :
● Suka melakukan kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan tubuhnya, seperti menari atau berolahraga
● Sangat aktif secara fisik

➡ Tips :
● Ajak anak melakukan berbagai kegiatan fisik, seperti berolahraga atau menari
● Ajak anak menonton pertunjukan tari, teater atau olahraga
● Sediakan perlengkapan olahraga atau memberikan ruang agar dia dapat bergerak bebas.

Teori kecerdasan ini tentu saja akan terus berkembang. Jadi sesungguhnya setiap anak memiliki semua kecerdasan ini. Bahkan lebih. Hanya saja, tidak semua menonjol.

Setelah membaca uraian diatas, kira-kira si kecil termasuk yang mana Ayah Bunda?

17 Juli 2017

Didiklah Anak Sesuai Fitrah

"Mumpung anak masih kecil, jangan sampai salah seperti saya ya.
Anak pertama usia 22 thn hafal 18 juz.
Anak kedua dan ketiga semua hafidz dan hafidzah.
Tuntas 30 juz.
Tapi ...
saya sedih karena untuk sholat saja mereka masih diingatkan dan disuruh. Saya menangis saat saya baru sadar bahwa ada yg terlewat kala itu.

***
Fitrah keimanan (dibahas saat workshop) yg harusnya ditanam di 7 tahun pertama hidupnya ternyata lupa saya kawal lebih ketat dan belum tuntas. Dan sekarang kami harus "restart" dari awal untuk mengulang proses yg terlewat".
Hmm,,, Jazakumullah khairan katsira nasehat berharganya pak,
Satu hal lagi yg saya dapat saat mengikuti worshop home education based fitrah and tallent di semarang bbrp waktu lalu bersama ust harry.
Didiklah anak sesuai fitrah.
Fitrah apa?
Ada bbrp fitrah.
Diantaranya fitrah iman, fitrah belajar, fitrah bakat dan fitrah seksualitas.
Fitrah seksualitas?
Wow, , ,
gimana itu?

***
Mendidik anak sesuai fitrah seksualitas artinya mengenalkan anak bagaimana bersikap, berpikir, dan merasa seperti gendernya.
Jika ia anak perempuan, maka kita bangkitkan fitrah seksulitasnya sbg perempuan.
Jika ia laki2, maka kita bangunkan fitrah seksualitasnya sebagai laki2.
Pertanyaan berikutnya yg muncul, bagaimana tekhnis membangkitkan fitrah seksualitas ini ?
Ada beberapa tahap yg perlu kita kawal di tiap fasenya.

***
Usia 0 - 2 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan bundanya.
Pendidikan tauhid pertama adalah menyusui anak sampai 2 tahun.
Menyusui, bukan memberi asi.
Langsung disusui tanpa pumping dan tanpa disambi pegang hp.

***
Usia 3 - 6 tahun
Pada usia ini anak harus dekat dengan kedua orang tuanya.
Dekat dengan bundanya, juga dekat dengan ayahnya.
Perbanyak aktivitas bersama.

***
Usia 7 - 10 tahun
Pada usia ini dekatkan anak sesuai gendernya.
Jika anak laki2, maka dekatkan dengan ayahnya.
Ajak anak beraktifitas yg menonjolkan sisi ke-maskulin-annya.
Nyuci motor, akrab dg alat2 pertukangan, dsb.
Jika anak perempuan, maka dekatkan dengan bundanya.
Libatkan anak dalam aktifitas yg menonjolkan ke-feminin-annya.
Stop katering dan banyak utak atik di dapur bersama anak, melibatkan saat bersih2 rumah, menjahit dsb.

***
Usia 11 - 14 tahun
Usia ini sudah masuk tahap pre aqil baligh akhir dan pada usia ini mulailah switch/menukar kedekatan.
Lintas gender.
Jika anak laki2, maka dekatkan pada bundanya.
Jika anak perempuan, maka dekatkan pada ayahnya.

*
Ada sebuah riset yg menunjukkan jika seorang anak perempuan tidak dekat dengan ayahnya pada fase ini maka data menunjukkan anak tsb 6x lebih rentan akan ditiduri oleh laki2 lain.
Di sebuah artikel parenting, dulu saya juga menemukan hal senada.

Jika tdk dekat dg ayahnya, maka anak perempuan akan mudah terpikat dengan laki2 yg menawarkan perhatian dan cinta meski hanya untuk kepuasan dan mengambil keuntungan semata.
Logis juga sih.

Saat ada laki2 yg memuji kecantikannya, mungkin ananda gak gampang silau krn ada ayahnya yg lebih sering memujinya.
Kalau ada laki2 yg memberikan hadiah, ananda tak akan gampang klepek2 krn ada ayahnya yg lbh dulu mencurahkan perhatian dan memberi hadiah.
Pada fase ini jika anak perempuan harus dekat dg ayahnya, maka sebaliknya, anak laki2 harus dekat dengan bundanya.

Efek yg sangat mungkin muncul jika tahap ini terlewat, maka anak laki2 punya potensi lebih besar untuk jadi suami yg kasar, playboy, dan tidak memahami perempuan.
Ada yang tanya, lho kalau ortunya bercerai atau LDR bagaimana?

Hadirkan sosok lain sesuai gender yg dibutuhkan.
Misal saat ia tak punya ayah, maka cari laki2 lain yg bs menjadi sosok ayah pengganti.
Bisa kakek, atau paman.
Sama dengan rasulullah.
Meskipun tak punya ayah dan ibu, tapi rasulullah tak pernah kehilangan sosok ayah dan ibu.
Ada kakek dan pamannya.
Ada nenek, bibi dan ibu susunya.

***
Fase berikutnya setelah 14 thn bagaimana? Sudah tuntas. Krn jumhur ulama sepakat usia 15 thn adalah usia aqil baligh
Artinya anak kita sudah "bukan" anak kita lagi.
Ia telah menjelma menjadi orang lain yg sepadan dengan kita.

Maka fokus dan bersabarlah mendampingi anak2, karna kita hanya punya waktu 14thn saja.
Saling mengingatkan, saling menguatkan, saling mendoakan ya teman2.

Moga allah mampukan dan bisa mempertanggungjawabkan amanah ini kelak di hari penghitungan..
Selamat berkumpul dan merajut cinta bersama keluarga.
Apapun keadaannya, jangan lupa bersyukur dan bahagia.

Semoga bermanfaat

(Euis kurniawati)

17 Juni 2017

Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus




RESUME KULWAP GRUP
SAHABAT PENDIDIK DEPOK
 Deteksi Dini Anak Berkebutuhan Khusus
Narsum : Oktina Burlianti, Psi. M.Psi 
Materi -slide terlampir.
1⃣Assalamuallaikum...saya Nyai..guru tk islami daarunnadwah...ada yg mau saya tanyakan sama bunda uli..Bunda saya br baca separuh...tp ada yang mau saya tanyakan .... klasifukasi anak kbthn khusus point e no.2 anak dengan gangguan emosi..ada yang taraf ringan ,sedang,berat...bagaimana cara kita mengetahui tanda anak yg mengalami gangguan tersebut...
✅Waalaikumsalam wr wb.... itu tergantung frekuensi dan intensitas nya bu...seberapa sering? Seberapa merusak perilalunya...
2⃣Assalamualaikum saya sudah baca sebagian dan ada yang saya ingin tanyakan
Tentang KONSEP IDENTIFIKASI bagaimana caranya kita sebagai guru maupun orang tua untuk mengidentifikasi gejala abk sejak masih usia dini..?
✅Mohon dibuka slide 18 _ 22...disitu ada ciri2 menonjol mengenai bbrp gangguan/anak berkebutuhan khusus
3⃣Assalamualaikum bunda kmrn ada siswa datang k sekolah kami tapi anak tersebut mengalami gangguan anggota gerak /tidak bisa berjalan /kaki kecil dan lemah
Bagaimana sebaiknya kami terhadap anak  hal tersebut dan terapi apa yg bisa di lakukan dan ada tempat terapi gak d wilayah Depok
Terima kasih bunda uli
✅Gangguan tersebut mohon di analisa terlebih dahulu:
1. Apakah kelainan fisik anak akan mengganggu kemampuan belajarnya? (Daya tangkap,daya serap terhadap materi ajar )
2. Apakah kelainan fisik tersebut membutuhkan fasilitas khusus di sekolah?
3. Secara umum, apakah anak tersebut akan bisa mengikuti mata pelajaran atau tidsk
Jika masih bisa diterima silahkan ditindak lanjuti...jika tidak bisa mencari sekolah2 inklusi
4⃣Assalamualaikum bunda ada yg saya tanyakan ,, menurut keterangan yg saya dpt bahwa prilaku anak tercipta akibat apa yg dirasakan dan dilihat terhdp prilaku orang tuanya,,, mengapa bisa begitu bunda,,,bukankah ada faktor lain,,spt pengaruh disekolH dan dilingkungan,,,,sejauh mana ke 3 item tsb mempengaruhi perkembangan prilaku anak didik kita.
✅Ini teori nature vs nurture pak....jadi perilaku ansk adalah interaksi dari:
1. Nature=genetik/turunan
2. Nurture=pola asuh/lingkungan nasyarakat sekitar.
Penelitian mengatakan pengaruh nature dan nurture sama besarnya.
Ada seorang anak yg ayahnya kriminal, tapi si anak tidak menjadi kriminal karena dibesarkan di lingkungan tang jauh dari sifat/perilaku kriminal
Ada juga tang datang dari keluarga baik2 tapi kemudian menjadi kriminal karena tinggal dan berteman di lingkungan tang penuh kriminal.
Yang terbaik tentunya nature nya positif ditambah nurture yang positif pula
4⃣Apakah anak yang terlalu sering berteriak bisa dikategorikan gangguan emosional...atau ada ciri  yg lainnya bun
✅Belum tentu...busa jadi tanda anak sedang frustrasi atau mengalami kecemasan
5⃣Assalamualaikum wr wb, bunda sy bu lis dr kb albarkah, mau tanya bgmn menangani anak yg lambat bicara ,tks ats jwbanya
✅ Paling cepat adalah diikutkan terapi wicara
Jika kita mau lakukan sendiri:
1. Jauhkan anak dari tv dan gadget
2. Biasakan berbicara langsung tatap muka dengan anak
3. Jangan turutikemauan anak yg meminta sesuatu dengan menunjuk2...minta anak untuk menyebutkan nama barang yang diminta
4. Permainan: tiup balin, tiup lilin, menempel bibir di kaca (membuat embun )
6⃣Asalamuallaikum, bunda Saya lusy dari paud Al Hafiz. Mau bertanya Bagaimana cara menangani anak aktif agar  bisa konsentrasi atau lebih fokus dalam berkegiatan. Atas penjelasannya terimaksih
✅Mengatasi anak yg sulit fokus/konsentrasi:
1. Buat suasana kelas yang tenang. Jika ingin mengajar calustung misalnta, tidak apa2 kita usahakan hanya sang anak dan guru
2. Beri penjelasan satu instruksi di satu waktu. Jangan berondong anak dengan banyak instruksi
3. "One step at a time" satu instruksi...selesaikan, lanjut instriksi berikutnya...selesaikan. demikian seterusnya
4. Rentang konsentrasi anak memang pendek.teegantung usianya, bisa antara 5 hingga 10 menit. Lebih dari itu anak akan mudah jenuh/bosan. Usahakan beri penjelasan singkat dan minta anak segera melakukannya.
7⃣Assalamualaikum bunda uly ..Sy bunda Anna dr PAUD manggis , bunda saya jg mempunyai anak didik ABK awal nya sulit sekali menangani nya krn terkadang dia suka merampas permainan teman" nya , kalau tdk dia akan mengacak acak rak buku , sangat aktif skli , bagaimana cara menangani nya ? Krn sebagian guru dr kami adalah kader jadi tdk profesional, slm ini kami menghadapi ny dg sabar dan penuh perhatian dan cinta , kami tdk prnh membedakan dg anak" yg normal , apakah langkah kami sdh benar ? Terima kasih
✅Cinta dan kasih sayang tulus adalah modal utama dan terbesar. Saluut bunda...hebaaat 
Menangani abk memang spesial...satu kelas pakai rasio, maksudnya kalau bisa 1 guru menangani 5 siswa saja...4 normal 1 abk. Jika satu kelas terlalu banyak akan sulit penanganannya
Jika memungkinkan hadirkan "shadow teacher" yaitu guru yg secara khusus hanya menangani anak abk sehingga penanganannya optimal. Peluk cium untuk ibu guru hebat dan penyayang 
8⃣Aslkm bun.mau nanya nih.bisakah anak abk tidak harus masuk disekolah inklusi dan bgmn kita menjelaskan pd orang tuanya yg anaknya tdk ingin di masukan keseklh tersebut.trims
✅Sekolah inklusi adalah sekolah "normal" yang menerima anak berkebutuhan khusus. Sekolah inklusi bukan SLB bunda...jadi pastinya siswa abk yg ingin digabung di sekolah umum...pasti sekolahnya terkategorikan inklusi
9⃣Assalamualaikum
Setelah sy membaca materi yg disampaikan, ternyata ada beberapa murid kami dgn ciri diseleksia, pertanyaan saya apakah tepat jika anak dengan gangguan tersebut di masukan ke rumah2 baca untuk lebih mengasah kemampuannya, terimakasih
✅Tidak tepat dimasukkan je sekolah baca jika benar gangguannya adalah diseleksia. Diseleksia itu tidak bisa membedakan huruf...cara mereka membaca berbeda dengan cara kita membaca. Perlu ada metode khusus.
Sebelum kita melabel diseleksia dicek dulu:
1. Jangan2 mata nya rabun jauh/mata minus (ini seriiiiinggg banget saya temui )
2. Usia...usia nya memang belum matang untuk membaca. Anak baru bisa membaca di usia 9 tahun masih dikategorikan normal lohh ternyata.. (walopun jarang kita temui)
Assalamualaikum bunda, apa ada ciri khusus  anak yg mengalami disleksia?
✅Di slide yg saya share ada ciri2 nya kengkap kap kap bund...hehehe monggo di cek
1⃣1⃣Satu lagi Yaa BU,..anak abk adalah anak yg di bawah rata rata..sebenrnya anak yg di Atas rata rata pun abk. yg Saya mau tanyakan Bagaimana cara menangani anak yg diatas rata"... agar tidak jenuh pada Saat pembelajaran
✅Anak jenius gitu yaa bund?
Anak jenius memang perlu kita kasih materi yang beragam. Mereka gak suka kalo di dikte. Coba kasih project2 biar mereka tertantang. Misdlnya lagi belajar sains...kasih dia tugas2 sains yang project based, biarkan siswa membrowsing dan cari literaturnya sendiri. Guru cukup memberi tantangan saja
Yang perlu diperhatikan, anak jenius itu kignisinya yang natang. Tapiiii...emosi nya biasanya masih tetap kayak anak2. Musalnya usia 10 tahun tapi cerdas kayak anak 19 tahun. Cerdas dalam berpikir...tapi emosi dan jepribadiannya masih tetap anak 10 tahun.
Ini yang perlu dibimbing...yaitu kecerdasan emosionalnya
1⃣2⃣Bunda ulie, sy masih blm paham knp anak yg kemampuan inteligensi di atas rata2 masuk ke dlm klasifikasi ABK? Mohon maaf, msh lola sy nya...
✅Ini karena kognisi intelegensi nya tinggi tapi emosional/perilakunya masih sesuai usianya
Tidak tepat jika karna cerdas terus lompat kelas nya jauuuhhh. Misalnya dari kelas 5 SD langsung ke 2 SMP. Ini rentan nenimbulkan depresi dan kecemasan pada anak...
Hadi tepatnya kelas khusus yang mengakomodir kecerdasannya diimbangi dengan emosional nya
1⃣3⃣Ketika yang melabel resiko disleksia adalah dokter tumbuh kembang,selain terapi sesuai anjuran.Apalagi sbg ortu yg bs dilakukan di rumah?
✅Anak diseleksia biasanya punya memori yang kuat. Tidak oerlu khawatir berlebihan karena mereka bisa tumbuh dan berfungsi optimal seperti anak kainnya. Banyak tokoh2 terkenal dan pejabat memiliki diseleksia, seperti keluarga kerajaan inggris. Yang penting kita bisa menerima dan memahaminya. Bagus sekali...jika sudah terapi. Luar biasa ini orang tua nya. Insha Allah itu pun cukup
1⃣4⃣Assalamualaikum...sy Bunda Na'amah salah pengagum bunda..bunda luar biasa....pertanyaan sya
1.pd riwayat kehamilan ada pengaruh kosmetik yg tdk tepat ..Mksdnya???
2.infeksi torch..mksd nya???
3..metode apa yg tepat dlm menilai tumbuh kmbang anak ??
Kesalahan mngjr yg bgmn..yg bisa mmbuat anak mnderita ABK temporer??
Mks bnyk seblmnya bunda
✅1. Kosmetik yang mengandung timbal, merkuri dan limbah B3 lainnya bisa mengakibatkan cacat pada janin
2. Infeksi torch bukan karena kosmetik tapi virus
3.metode yg tepat adalah dengan mengacu pada standar penilaian. Di slide saya sudah berikan panduan dalam mengenali ciri2 abk. Di buat daftar cek list saja apakah ciri2 tersebut muncul atau tidak
4. Kesalahan nengajar misalnya guru terlalu memaksakan kemampuan tertentu pada anak, terlalu galak, melabel anak "bodoh"  padahal mungkin hanya slow learner saja
Kadang anak yang trauma dalam cara mengajar guru yg tidak bersahabat bisa mennghambat kemampuan belajar siswa
1⃣5⃣Mba ulie, kalau ortu tdk mampu secara biaya utk masuk sekolah inklusi dan mempercayakan kpd sekolah umum..apa yg harus pendidik dan ortu lakukan demi perkembangan anak ?
✅1.Penanganan individual , artinya guru memberi perhatian khusus yang berbeda dgn penanganan oada siswa lain
2. Bedakan standar nilai anak dengan standar nilai pada umumnya (diturunkan/disesuaikan dengan kemampuan anak)
3. Beri pengertian kepada teman2nya untuk nemahami bahwa anak ini istimewa karena luar biasa. Jangan sampai di bully atau dilabel/diolok2. Akan merusak kejiwaannya
1⃣6⃣U/ kasus anak ADHD
Anak ADHD cerrdas yaa bunda
Ini terlihat pd peserta didik sy namun anak tersebut tdk siap menerima kekalahan
Bagaimana cara menstimulasi hal tersebut??
✅Ini diajari berkompetisi sehat dan yang paling penting ajari: KOLABORASI.
Nahhh ini kerennya...berkolaborasi untuk memenangkan suatu oertandingan. Ajak anak berkompetisi tapi tim seperti main bola...
Atdu bikin lomba antar kelompok
Dengan demikian anak akan mengetahui pentingnya kokaborasi untuk mencapai kemenangan bersama
 Kesimpulan 
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdullilah sesi hari ini berjalan luar biasa. Peserta di wag ini cerdas2 pertanyaannya tajam semua.
Dalam deteksi dini abk, lakukan:
1. Pahami dengan seksama ciri2 setiap jategori abk
2. Buat daftar adakah ciri2 tersebut muncul oada siswa
3. Jija ada berapa banyak? Seberapa sering? Jika 5 dari 10 tanda2 kita temui oada diri seorang siswa, kita boleh curiga bahwa memang ada "apa2nya" pada diri anak
4. Jika hanya 1 atau 2 tanda yang muncul...jangan buru2 mendiagnosa siswa
5. Pada banyak kasus, seringkali bukan abk...tapi karena kelainan fisik ringan, seperti:
-Mata minus menyebabkan sulit belajar calistung
- mata minus menyebabkan tidak konsentrasi/terkesan bodoh
6. Jika kecurigaan anak abk sangat kuat dan ortu tidak bisa diajak bekerjasama, undang spesialis/ahli untuk mengobservaasi dan menentukan program tindak lanjut
7. Tuhan tidak pernah menciptakan mahluk Nya gagal produk/ cacat. Yang ada hanya kita yang belum memahami perbedaan yang ada

Sekolah 5 Hari

Info dari Catur Endah:

Pointers arahan Mendikbud dlm acara sosialisasi peraturan/kebijakan Dikdasmen kemarin malam, Juni 2017 di Hotel Ciputra, Jkt :
*1. Sekolah Lima Hari*
    a. Rujukannya adalah PP No 19 Th 2017 ttg  Perubahan atas PP No 74 Th 2008 ttg Guru, tgl 30 Mei 2017 dan Permendikbud No 23 Th 2017 ttg Hari Sekolah, tgl 12 Juni 2017.
    b. Sekolah Lima Hari bukan Full Day School;
    c. Jangan dibayangkan guru dan murid berada di sekolah jam 7 hingga jam 3 atau 4 sore;
    d. Kecuali SMA/SMK, KBM paling siang sampai jam 1, setelah itu kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler atas pantauan guru, spt kegiatan murid di Madin, mushalla, pure, gereja, atau kegiatan lain yang intinya penguatan karakter. Disinilah sebenarnya kebijakan Mendikbud justru penguatan thd Madin, bukan melemahkan apalagi membubarkan. Kalau selama ini mungkin guru SD tdk tahu menahu thd muridnya belajar di Madin atau ditempat lain, maka skrng guru wajib tahu dan wajib memberikan penilaian. Disinilah letak sinergitas antara guru SD dg Madin. Ditingkat PAUD, SD inilah inti dari penanaman dan penguatan pendikar.
*2. Kepala Sekolah tdk mengajar.*
KS sbg manajer, sbg leader, karena itu tdk diberi beban mengajar. Pengalaman di lapangan, meskipun KS terjadwal mengajar tetapi kenyataannya tdk mengajar. Jadwal mengajar hanya untuk memenuhi administrasi untuk mendptkan tunjangan profesi. KS adalah jabatan karir, KS terbaik seyogyanya dipromosikan sbg pengawas sekolah. Jadi pengawas sekolah berasal dari KS KS terbaik. Shg dengan demikian akan terwujud pengawas yg mumpuni, berkualitas, dan berwibawa.
*3. Komite Sekolah*
Presiden, Gubernur, Bupati/Walikota, Dosen, Guru, atau profesi lain pasti tamat SD, tapi apa kontribusi, bantuan presiden, gubernur, bupati, walikota, dosen, guru, dan profesi lain thd SD tempat dia menamatkan pendidikannya. Inilah penguatan komite sekolah yg sebenarnya. Bukan hanya mengharap peran aktif orangtua peserta didik, tapi juga peran aktif dari alumninya. Sudahkah bpk ibu yg hadir ini pernah membantu, berkontribusi thd kualitas SD tempat bpk ibu menamatkan pendidikan SD?
*4. PPDB*
PPDB mulai th pelajaran 2017/2018 diharapkan mengurangi, bahkan kedepan bisa menghilangkan kesan sekolah favorit dan sekolah tdk favorit. Oleh karena itu daerah agar menerapkan sistem zona. Shg akan terjadi pemerataan kualitas pendidikan di semua sekolah. Jangan menggunakan tes dlm PPDB, gunakanlah nilai ujian akhir sekolah dg sistem zona. Karena dlm sistem tes itulah sarangnya ketidakjujuran. Kemendikbud secara bertahap akan menghilangkan praktek2 ketidakjujuran dlm dunia pendidikan. Dimulai dari UNBK,  PPDB, dan akan menyusul kegiatan2 lainnya.