24 June 2010

Tempat Bagus Penenang Jiwa

Jumat, 03 Juli 2009

Tempat Bagus Penenang Jiwa


Masalah yang mendera dalam setiap langkah kehidupan, terkadang bisa membuat sakit kepala. Jika sudah tidak tertampung lagi, banyak pula yang akhirnya berujung pada stres dan sebagian kecilnya berakhir dengan bunuh diri.

Terjadinya peristiwa ini, sangat berkait erat dengan kemampuan seseorang memenej atau menanggulangi masalah yang datang pada dirinya. Sejauh mana ia bisa mengelola hati dan perasaan, sehingga tetap tenang saat cobaan datang mendera.

Sebagian orang yang tidak tahu cara mengatasi masalah yang datang mendera, melampiaskan rasa sakit hati dan kecewa dengan cara mabuk-mabukkan. Perilaku ini banyak dilakukan masyarakat barat, karena memang mereka tidak banyak tahu dengan agamanya sendiri.

Saat tidak ada masalah, minuman memabukkan lah yang jadi teman setia mereka. Maka begitu didera masalah, maka pelampiasannya juga minum-minuman memabukkan. Bedanya, di saat normal minum secukupnya, maka disaat bermasalah, mereka minum sampai mabuk.

Tidak hanya di rumah, mereka juga melakukannya di tempat hiburan malam, maupun saat menyetir mobil. Mereka memang tidak memiliki tempat lain, untuk merigankan beban stres yang datang melanda.

Sementara bagi orang yang beriman, setidaknya ada beberapa pilihan tempat untuk menenangkan diri. Namun sebelum itu, ada beberapa nasehat untuk menghilangkan amarah yang ada dalam dada. Sebagaimana dikatakan Rasulullah SAW, bahwa marah adalah api neraka yang ada dalam dada.

Jika dimarahi dalam keadaan sedang berdiri, segeralah bawa duduk, agar tingkat ketegangan makin mengendor. Jika tidak berhasil, bawalah tidur. Gagal juga, segeralah ambil air wudhu untuk padamkan api amarah. Lalu shalat sunat dan segera berdoa setelahnya.

Setelah itu tenangkan diri dengan mendatangi tempat-tempat yang bisa mendamaikan hati. Jika sanggup memanjat bukit, maka keindahan alam dari atasnya akan menentramkan jiwa. Suasana hijau alam pedesaan, dapat menghilangkan stres yang datang melanda.

Suasana laut juga dapat menghilangkan beban stres. Tarian ombak yang ditingkah suara burung laut, tentunya dapat mengendorkan urat syaraf. Apalagi dengan adanya tiupan angin sepoi-sepoi, tentunya dapat memberi efek relaksasi yang dapat menyejukkan.

Mungkin anda juga bisa mendatangi tempat rekreasi yang dapat menantang adrenalin. Lebih baik ditemani oleh teman dekat, agar bisa saling bercanda. Kalau sendiri, mungkin akan tetap merasa sepi walau berada di tempat yang ramai.

Dari sekian banyak tempat menenangkan diri lainnya, masjid adalah tempat yang paling terbaik. Soalnya di sana ada suasana malaikat, dengan adanya orang yang shalat sunat, berzikir dan juga membaca Alquran.

Ikutkan diri anda lebur bersama Alquran. Dengan membaca artinya, hati akan lebur dan makin manyadari hakikat anda hidup di dunia. Mungkin akan ditemui nantinya, kaum-kaum yang nasibnya lebih buruk dari anda.

Anda juga bisa selingi kegiatan membaca Alquran, dengan membaca buku motivasi dan kisah-kisah inspratif lainnya. Mungkin anda akan menemui kisah yang lebih memilukan dari nasib anda. Dari sanalah nantinya, anda bisa mengucapkan syukur yang sebesar-besarnya pada Allah Yang Maha Kuasa.

Lanjutkan safari hati anda, dengan memberi sedekah walau jumlahnya kecil, pada warga miskin atau anak yatim. Di sana anda juga akan mendapat pelajaran berharga, bahwa yang menderita bukan anda sendiri. Sehingga anda nantinya bisa melakukan evaluasi diri dan menata lagi kehidupan yang akan datang.

Hindarilah tempat-tempat yang akan membuat anda bertambah stres. Misalkan pub, music room atau sejenisnya. Mabuk-mabukkan apalagi main perempuan atau lelaki, bukan solusi menenangkan kegelisahan dan kegundahan hati. Jika pun anda merasa tenang, itu sifatnya hanya sementara saja.

Jangan larikan problema hidup pada narkoba, karena hanya akan menghancurkan hidup dan orang sekitar anda. Banyakkan sedekah dan mendekatkan diri pada Allah SWT, merupakan kunci sukses maraih ketenangan dan kebahagian hidup di dunia. Hendri Nova

http://hendrinova.blogspot.com/2009/07/tempat-bagus-penenang-jiwa.html

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda