24 May 2011

MATERI TK/RA UNTUK GURU



Aspek-aspek karakteristik peserta didik TK/RA:

a. Fisik
b. Moral
c. Sosial
d. Kultural
e. Emosional
f. Intelektual

Kemampuan mengungkapkan bahasa meliputi:
1. Menjawab pertanyaan yang lebih kompleks
2. Menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi sama
3. Berkomunikasi secara lisan, memiliki perbendaharaan kata, serta mengenal simbol-simbol untuk persiapan membaca, menulis dan berhitung
4. Menyusun kalimat sederhana dalam struktur lengkap (pokok kalimat-predikat-keterangan)
5. Memiliki lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain
6. Melanjutkan sebagian cerita/dongeng yang telah diperdengarkan

Prinsip-prinsip pembelajaran di TK/RA:

1. Memperhatikan tingkat perkembangan, kebutuhan, minat dan karakteristik anak
2. Mengintegrasikan kesehatan, gizi, pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan
3. Pembelajaran melalui bermain
4. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara bertahap, berkesinambungan, dan bersifat pembiasaan
5. Kegiatan pembelajaran yang aktif, kreatif, interaktif, efektif, dan menyenangkan
6. Proses pembelajaran berpusat pada anak

Penilaian di TK mencakup dua bidang pengembangan dan jenis penilaian:
1. Bidang pengembangan pembiasaan meliputi nilai-nilai agama, moral, sosial-emosional dan kemandirian
2. Bidang pengembangan kemampuan berbahasa, kognitif, fisik/motorik dan seni

Jenis penilaian yang diselenggarakan Guru TK/RA meliputi:

a. Penilaian harian di RKH
b. Penilaian hasil karya anak
c. Penilaian semester
d. Portofolio
e. Anectdot record, dll

Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

Ruang lingkup Kurikulum berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 58 Tahun 2009 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini meliputi aspek perkembangan:

1. Bidang Pengembangan Perilaku

a. Moral dan nilai-nilai agama
b. Sosial emosional dan kemandirian

2. Bidang Pengembangan Kemampuan Dasar

a. Bahasa:
1) Menerima bahasa
2) Mengungkapkan bahasa
3) Keaksaraan

b. Kognitif:
1) Pengetahuan umum dan sains
2) Konsep bentuk warna, ukuran dan pola
3) Konsep bilangan, lambing bilangan, dan huruf

c. Fisik motorik:
1) Motorik kasar
2) Motorik halus
3) Kesehatan fisik
3. Mulok:
………..
4. Pengembangan diri:
…………

Bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain
dimaksudkan bahwa:
 Bermain merupakan cara belajar anak usia dini.

 Melalui bermain anak bereksplorasi untuk mengenal lingkungan sekitar, menemukan, memanfaatkan objek-objek yang dekat dengan anak, dan kesimpulan mengenai benda di sekitarnya.

 Ketika bermain anak membangun pengertian yang berkaitan dengan pengalamannya.

Pembelajaran pada pendidikan anak usia dini menggunakan pembelajaran terpadu artinya setiap kegiatan pembelajaran harus mencakup pengembangan seluruh aspek perkembangan anak. Satu aspek perkembangan dengan aspek perkembangan lainnya saling terkait. Pembelajaran terpadu dilakukan dengan menggunakan tema sebagai wahana untuk mengenalkan berbagai konsep kepada anak secara utuh.

Model pembelajaran di TK:
1. Model pembelajaran kelompok
 Model dengan kegiatan pengaman
 Model dengan sudut-sudut kegiatan
2. Model pembelajaran berdasarkan minat
 Model pembelajaran menggunakan area-area
 Model pembelajaran berdasarkan sentra

SKM model pembelajaran kelompok dengan kegiatan pengaman:
a. Komponen SKM model pembelajaran kelompok dengan kegiatan pengaman adalah sebagai berikut:
• Tema dan subtema
• Alokasi waktu
• Aspek pengembangan
• Kegiatan per aspek pengembangan

b. Langkah-langkah pengembangan SKM model pembelajaran kelompok dengan kegiatan pengaman adalah sebagai berikut:
• Menjabarkan tema dan merinci subtema
• Membuat matrik hubungan antara tema, subtema dengan kegiatan
• Menjabarkan indikator menjadi kegiatan-kegiatan pada bidang pengembangan dalam program semester

Penentuan tema hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut:

• Kedekatan, artinya tema hendaknya dipilih mulai dari tema yang terdekat dengan kehidupan peserta didik kepada tema yang semakin jauh dari kehidupan mereka.
• Kesederhanaan, artinya tema hendaknya dipilih mulai dari tema-tema yang sederhana kepada tema-tema yang lebih rumit bagi peserta didik.
• Kemenarikan, artinya tema hendaknya dipilih mulai dari tema-tema yang menarik minat peserta didik kepada tema-tema yang kurang menarik.
• Kesesuaian, artinya tema disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada di lingkungan setempat.

Kemampuan anak TK/RA menirukan gerakan motorik halus meliputi kemampuan:
1. Menggambar sesuai gagasannya
2. Meniru bentuk
3. Melakukan eksplorasi dengan berbagai media dan kegiatan
4. Menggunakan alat tulis dengan benar
5. Menggunting sesuai dengan pola
6. Menempel gambar dengan tepat
7. Mengekspresikan diri melalui gerakan
8. Menggambar secra detail

Langkah-langkah penyusunan SKH dengan sudut kegiatan sebagai berikut:
• Memilih dan menata kegiatan ke dalam SKH
• Memilah kegiatan ke dalam kegiatan awal, kegiatan inti, dan kegiatan akhir.
• Pada kegiatan inti, kegiatan pembelajaran disesuaikan dengan sudut kegiatan yang akan dilaksanakan.
• Memilih metode yang sesuai dengan kegiatan yang dipilih
• Memilih alat/sumber belajar yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.
• Memilih dan menyusun alat penilaian yang dapat mengukur ketercapaian hasil belajar atau indikator.

Pengenalan membaca, menulis dan berhitung yang dilakukan guru di TK/RA, yaitu dilakukan dengan pendekatan yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Oleh karena itu di TK tidak dikenalkan secara langsung sebagai pembelajaran materi calistung secara langsung sebagai pembelajaran sendiri-sendiri kepada anak. Konteks pembelajarannya dilakukan dalam kerangka pengembangan seluruh aspek tumbuh kembang anak, calistung diajarkan melalui pendekatan bermain dan disesuaikan dengan tugas-tugas perkembangan anak. Menciptakan lingkungan yang kaya akan keaksaraan yang memacu kesiapan anak untuk memulai calistung.

Pengertian Silabus TK:
yaitu seperangkat rencana dan pengetahuan tentang kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.

A. SILABUS
• Rencana pembelajaran Tahunan/semester (pemetakan)
• Rencana mingguan
• Rencana harian
Dikembangkan oleh:
 Guru
 Kelompok Guru di TK
 Kelompok Guru di KKG
 Dikoordinasikan Dinas Pendidikan
B. KOMPONEN SILABUS
• Kompetensi dasar
• Hasil belajar
• Indikator
• Pembelajaran/kegiatan
• Alokasi waktu
- Bisa di pemetaan
- Bisa di alokasi waktu
• Sarana dan sumber belajar
• Penilaian

Tujuan pedoman pengembangan silabus di TK:

• Sebagai acuan bagi guru menyusun dan mengembangkan silabus di TK
• Sebagai acuan bagi tenaga kependidikan lain dalam merencanakan dan melaksanakan pembinaan kepada guru dalam menyusun dan mengembangkan silabus di TK.

Standar Kompetensi: Merupakan kemampuan dasar yang dimiliki oleh anak didik di satu bidang pengembangan.

Aspek-aspek perkembangan meliputi:

• Moral dan nilai-nilai agama
• Sosial
• Emosional
• Kemandirian
• Bahasa
• Kognitif
• Fisik/motorik
• Seni

Kompetensi Dasar:
merupakan pernyataan yang diharapkan dapat diketahui, disikapi dan dilakukan anak didik.

Hasil belajar: merupakan hasil kegiatan setelah anak didik mengalami pembelajaran dalam kompetensi tertentu.

Indikator: merupakan kompetensi dasar yang lebih spesifik dan operasional yang dapat dijadikan ukuran untuk menilai ketercapaian hasil pembelajaran.


TEMA DAN SUB TEMA SEMESTER I


1. DIRI SENDIRI ( 3 minggu)
2. LINGKUNGANKU ( 4 minggu)
3. KEBUTUHANKU (4 minggu)
4. BINATANG ( 3 minggu)
5. TANAMAN ( 3 minggu)

TEMA DAN SUB TEMA SEMESTER II


1. REKREASI ( 4 minggu)
2. PEKERJAAN ( 3 minggu)
3. AIR, UDARA, DAN API ( 2 minggu)
4. ALAT KOMUNIKASI (2 minggu)
5. TANAH AIRKU ( 3 minggu)
6. ALAM SEMESTA ( 3 minggu)



AREA PUSAT KEGIATAN ANAK


1. Area Seni
2. Area Drama
3. Area Musik
4. Area Balok
5. Area Matematika
6. Area Pasir dan Air
7. Area IPA / Sains
8. Area Bahasa
9. Area Membaca danMenulis
10. Area Agama
11. Kegiatan di Luar Kelas

MACAM-MACAM METODE PEMBELAJARAN

1. Metode Bercerita
2. Metode Bercakap-cakap
3. Metode Tanya Jawab
4. Metode Pemberian Tugas
5. Metode Karya Wisata
6. Metode Demonstrasi
7. Metode Sosiodrama
8. Metode Eksperimen
9. Metode Bermain Peran
10. Metode Proyek

4 comments:

  1. MANTAP. Thanks for this info
    http://bbkcentrino.wordpress.com/

    ReplyDelete
  2. SANGAT MENUNJANG TUK PEMBLJARN TK.THANKS

    ReplyDelete
  3. sangat bermanfaat utk saya. 10 thumbs

    ReplyDelete

Komentar Anda