02 December 2013

Konflik, Sudut Pandang, dan Dongeng

Materi FLP


Konflik
Konflik adalah pertentangan antara tokoh kita dengan segala sesuatu yang melawan dirinya. Konflik bisa berupa perjuangan fisik melawan manusia lain (perang), masalah etis (pengambilan keputusan yang bertentangan dengan masyarakat atau pendapat orang lain), atau bisa juga berupa perjuangan melawan emosi sang tokoh itu sendiri setelah suatu kejadian yang memukulnya. Misalnya, bagaimana seorang tokoh melawan kesedihannya setelah keluarga yang dicintainya meninggal dunia.


Sudut Pandang
Sudut pandang atau point of view adalah siapa yang bercerita. Pertama, sudut pandang serba tahu (omniscient), pengarang seolah-olah Tuhan yang mengetahui segala perbuatan tokohnya. Kedua, sudut pandang orang pertama (first-person) atau sudut pandang akuan, di mana penulis memposisikan dirinya sebagai aku yang menceritakan apa yang terjadi dan apa yang dilakukan tokoh lain. Dan yang ketiga, sudut pandang orang ketiga atau diaan, di mana si pencerita berada di luar cerita tapi memusatkan diri untuk mengamati peran si tokoh utama.


Dongeng
Dongeng (folklore) sebenarnya hanya bagian kecil dari sebuah lingkup besar kebudayaan kolektif yang dalam antropologi disebut sebagai folklore. Dongeng adalah istilah umum untuk aspek verbal, spiritual, dan material suatu budaya yang disebarkan dengan lisan, pengamatan, atau dengan peniruan. Orang-orang yang hidup dalam kebudayaan yang sama akan mempunyai kesamaan pekerjaan, bahasa,etnis, dan lokasi geografis, yang membentuk materi tradisional. Nah, materi tradisional inilah yang akan dijaga dan diwariskan ke generasi selanjutnya dengan berdasarkan ingatan, tujuan, dan bakat si penyebarnya.
            Pakar antropologi dari UI, Prof. Dr, James Danandjaja, membagi dongeng yang jumlahnya melimpah di negeri kita ini ke dalam tiga kategori besar, yaitu folklore lisan, folklore lisan sebagian, dan folklore bukan lisan. Folklore lisan terdiri atas bahasa rakyat, ungkapan tradisional, pertanyaan tradisional, sajak dan puisi rakyat, serta cerita dan prosa rakyat. Nah, dongeng, legenda, dan mitos ini masuk ke kategori cerita pros rakyat.

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda