30 November 2013

Pengertian Berita

Materi FLP

Analisis Framing
Analisis Framing merupakan sebuah model analisis alternatif yang dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mengungkapkan rahasia dibalik perbedaan dan pertentangan sudut pandang media dalam pengungkapan fakta dalam pemberitaannya. Model analisis ini membantu kita untuk mengidentifikasi siapa mengendalikan siapa, mana lawan mana kawan, mana patron mana klien, siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan, siap membentu dan siapa yabng terbentuk. Singkatnya analisis framing dapat membantu kita mengidentifikasi relasi dalam suatu pembentukan realitas di media.

Rubrikasi surat kabar

Berbagai macam rubrikasi yang terdapat dalam surat kabar. Ada rubrik opini, cerpen, surat pembaca, tajuk rencana, feature, gaya hidup, berita langsung, dan banyak lainnya. Dengan begitu kita diharuskan untuk aktif menyelami berbagai surat kabar yang ada sehingga kita menjadi paham rubric yang bisa diisi dari luar atau khusus hanya untuk redaktur.

Pengertian berita
“Berita adalah segala sesuatu yang terkait waktu dan menarik perhatian banyak orang dan berita terbaik adalah hal-hal yang paling menarik yang menarik sebanyak mungkin orang (untuk membacanya).” Ini definisi menurut Willard Grosvenor Bleyer.
Menurut Chilton R. Bush, berita adalah informasi yang “merangsang”, dengan informasi itu orang biasa dapat merasa puas dan bergairah. Sementara Charnley sendiri menyebutkan bahwa berita adalah laporan tentang fakta atau pendapat orang yang terikat oleh waktu, yang menarik dan/atau penting bagi sejumlah orang tertentu.
Nah, dari sekian definisi atau batasan tentang berita itu, pada prinsipnya ada beberapa unsur penting yang harus diperhatikan dari definisi tersebut. Yakni:
  1. Laporan
  2. Kejadian/peristiwa/pendapat yang menarik dan penting
  3. Disajikan secepat mungkin (terikat oleh waktu)

Unsur berita
Rumus 5W+1H, yaitu:
-    What, apa yang terjadi,
-    Who, siapa yang terlibat,
-    When, kapan peristiwa itu terjadi,
-    Where, dimana terjadinya,
-    Why, mengapa sampai terjadi, plus
-    How, bagaimana peristiwa itu bisa terjadi.

Nilai berita
-    Actuality (kekinian). Peristiwa diliput dan ditulis karena baru saja terjadi atau mengandung hal kekinian. Jika peristiwa sudah lewat, maka dianggap basi.
-    Significance (penting). Peristiwa penting yang berpeluang mempengaruhi kehidupan orang banyak, atau kejadian yang mempunyai akibat terhadap kehidupan pembaca.
-    Magnitude (besar). Peristiwa besar yang berpengaruh bagi kehidupan orang banyak, atau peristiwa yang menyangkut angka-angka yang bila dijumlahkan akan sangat menarik bagi pembaca.
-    Proximity (kedekatan). Peristiwa yang terjadi dekat dengan pembaca. Biasanya, kedekatan ini bersifat geografis atau emosional.
-    Prominence (tenar). Peristiwa yang menyangkut orang, benda atau tempat yang terkenal atau sangat dikenal oleh pembaca.
-    Human Interest (manusiawi). Peristiwa yang memberi sentuhan perasaan bagi pembaca. Biasanya, peristiwa menyangkut orang biasa dalam situasi luar biasa, atau orang besar dalam situasi biasa.
-    Conflict. Peristiwa yang menghadirkan dua pihak yang saling berlawanan kepentingan.
-    The Unsual (tidak biasa). Peristiwa yang tidak biasa terjadi.
Perlu diingat bahwa suatu berita tidak harus memenuhi semua kriteria di atas. Namun semakin banyak unsur tersebut yang melekat dalam suatu peristiwa, maka nilai beritanya semakin tinggi.

Sumber berita
Ada beberapa sumber perolehan berita, yaitu:
1.   Staf surat kabar, yaitu personal yang bekerja pada redaktur surat kabar tertentu, berkantor di redkasi surat kabar tersebut.
2.   Koresponden, yaitu wartawan yang bekerja untuk media atau kantor berita tertentu dan tidak berkantor di kantor redaksi.
3.   Kantor berita (news agencies), yakni lembaga yang khusus berita-berita dalam dan luar negeri serta beraneka jenisnya untuk kemudian dijual ke berbagai media massa.
4.   Features Syndicates, yaitu lembaga yang khusus “menjual” kepada penerbit.
5.   Kalangan publisitas, yaitu orang-orang atau kelompok yang bekerja mempopulerkan orang-orang atau peristiwa.
6.   Volunteer staff, yaitu orang-orang awam atau bukan kalangan pers yang akan memberi informasi berharga tentang gejala dan kejadian yang bisa diangkat sebagai berita.

Ragam berita
Ada berbagai cara dalam menulis berita. Salah satunya dipengaruhi sejauh mana peristiwa itu perlu segera diketahui atau tidak.Perbedaan inilah yang melahirkan ragam berita. Berita jurnalistik di media cetak dapat diragamkan menjadi:
1.   Berita langsung (straight news)
Digunakan untuk menyampaikan kejadian penting yang secepatnya perlu diketahui pembaca.
2.   Berita ringan (soft news)
Tidak mengutamakan unsur penting yang hendak diberitakan, melainkan sesuatu yang menarik.
3.   Berita kisah (feature)
Tulisan tentang kejadian yang dapat menyentuh perasaan atau menambah pengetahuan pembaca lewat penjelasan rinci, lengkap, serta mendalam. Jadi nilai utamanya pada unsure manusiawi dan dapat menambah pengetahuan.
4.   Laporan mendalam (indepth report)
Laporan mendalam digunakan untuk menuliskan suatu masalah secara lengkap, mendalam, dan analitis. Cara penyajian seperti ini agar pembaca mengerti duduk permasalahan

No comments:

Post a Comment

Komentar Anda