30 November 2013

Pengertian Opini

Materi FLP

Pengertian Opini disertai perbedaannya dengan tulisan non fiksi lain
Opini dapat didefinisikan sebagai tulisan dalam media cetak yang memasukan pendapat penulis di dalamnya. Artinya, opini adalah artikel yang yang mengandung subjektivitas, bukan hanya fakta. Artikel, tajuk rencana, kolom dan surat pembaca seluruhnya memuat opini di dalamnya.
Dalam pengertian sehari-hari, artikel, opini, kolom bahkan juga esai dianggap sama dan bisa saling dipertukarkan tempatnya. Dalam dunia jurnalistik, opini dibedakan dengan artikel karena dalam opini, pendapat pribadi (buah pikiran) si penulis lebih diutamakan. Sementara dalam artikel, pendapat pribadi si penulis biasanya dikemukanan dalam bentuk analisis atau data dan fakta tandingan.

Kerangka penulisan opini
-             Lead atau intro : alinea pembuka, sebagai pintu masuk yang akan mengarahkan ke isi tulisan.
-    Jembatan(bridge): mengantarkan (benang merah) dari pernyataan atau kalimat sebelumnya. Jembatan penghubung (transition, bridge) dapat digunakan untuk mengaitkan alinea.
-    Tubuh (body): bagian yang menyajikan pokok bahasan secara menyeluruh, mencakup kronologis dan hubungan sebab-akibat.
-             Ending, alinea penutup yang dapat berisi kesimpulan, penegasan, perenungan, dll.

Ketentuan penulisan opini
Ada 2 jenis kriteria tulisan yang biasanya diterapkan diberbagai media cetak, yaitu kriteria umum dan khusus. Kriteria umum adalah kriteria atau persyaratan umum penulisan opini, seperti tidak plagiat, tidak SARA, aktual dan faktual, gagasannya baru, dll. Sedangkan kriteria teknis adalah criteria yang berhubungan dengan teknis kepenulisan, seperti penggunaan EYD yang tepat, tidak ada kata yang ambigu, lead yang baik, panjang tulisan, dll.

Tema yang menarik untuk dijadikan opini
-    Aktual      : Isu-isu baru yang masih hangat dibicarakan
-    Momentum          : Adanya momentum berupa hari-hari penting yang bersifat tahunan, seperti Hari Buku, Hari Bumi, dll.
-    Peluang    : menyesuaikan dengan tema permintaan redaktur, seperti suara mahasiswa, dll

Strategi tembus media
-    Mengenali visi dan misi media massa
-    Tulis gagasan yang kreatif dan inovatif
-    Kirim bertahap, dari yang persaingannya minim hingga yang sangat kompetitif. Misal dari Surat Pembaca, baru suara mahasiswa, kemudian opini, dll. Dari surat kabar lokal hingga nasional
-    Setelah mengirim tulisan ke media massa, segera tulis topik lain dan kirimkan segera
-    Jangan terpaku hanya pada satu media
-    Kenali redaktur

-    Hindari mengirimkan tulisan kembar (plagiat)

Penyajian tulisan dari olahan argumentasi yang sudah dipelajari
Setelah mendapatkan ide dan tema terkait dengan tulisan opini yang akan dibuat, maka menjadi penting untuk mengolah dan mengembangkan ide tersebut agar menjadi rangkaian opini yang menarik. Kemudian sajikan gagasan yang telah dipikirkan dan tuangkan dalam tulisan. Lepaskan dengan bebas tanpa aturan yang membelenggu. Dengan demikian tulisan yang disajikan akan lebih alamiah, dan biasanya pesan di dalam tulisan kita akan lebih menyentuh pembaca.

Proses editing tulisan opini (kesesuaian dengan ketentuan dan syarat)
-    Edit isi (substansi), editor memperhatikan data dan fakta agar tetap akurat dan benar
-    Edit diksi, editor memeriksa tiap kata dan kalimat agar logis dan enak dibaca
-    Edit EYD, editor memeriksa ejaan dan tanda baca (EYD) agar sesuai dengan kaedah bahasa

Diksi dan penggunaan bahasa yang tepat

Pengertian diksi adalah pilihan kata. Maksudnya, kita memilih kata yang tepat untuk menyatakan sesuatu. Pilihan kata merupakan satu unsur sangat penting, baik dalam dunia karang-mengarang maupun dalam dunia tutur setiap hari. Dalam memilih kata yang setepat-tepatnya untuk menyatakan suatu maksud, kita tidak dapat lari dari kamus. Kamus memberikan suatu ketepatan kepada kita tentang pemakaian kat-kata. Dalam hal ini, makna kata yang tepatlah yang diperlukan. Di samping itu, pemilihan kata itu harus pula sesuai dengan situasi dan tempat penggunaan kata-kata itu.


No comments:

Post a Comment

Komentar Anda